☁️ Unsur Kehidupan Manusia Yang Paling Utama Dikaji Oleh Geografi Adalah
Pendekatangeografi yang digunakan untuk mengkaji fenomena tersebut adalah . (A) pendekatan keruangan (B) pendekatan topik (C) pendekatan aktivitas manusia (D) pendekatan kelingkungan (E) pendekatan kompeks wilayah. Pembahasan: Pada kalimat soal ini dapat kita temukan ciri-ciri: Masalah yang kita temukan adalah masalah yang rumit (kompleks)
Selamat datang di web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Geografi Sosial?Mungkin anda pernah mendengar kata Geografi Sosial? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang Pengertian, ciri, unsur, konsep, ruang lingkup, contoh. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan. Pengertian Geografi Sosial Geografi Sosial merupakan sebuah ilmu yang mempelajari interaksi antara manusia dengan lingkungan sosialnya yaitu manusia lain maupun kelompok manusia yang ada disekelilingnya. Maksudnya, manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, baik kebutuhan primer maupun kebutuhan sekunder pasti akan memanfaatkan lingkungan sekitarnya. Maka dapat diartikan bahwa geografi sosial adalah sebuah ilmu geografi manusia yang paling erat kaitannya dengan teori sosial yang berkaitan dengan hubungan fenomena sosial Berikut ini adalah pengertian geografi sosial menurut para ahli yakni 1. Jones 1975 Menurut Jones, Geografi Sosial adalah ilmu yang bertugas mengetahui pola-pola yang timbul dari kelompok masyarakat yang memanfaatkan ruang, dan mengetahui proses pembentukan dan proses perubahan pola-pola tersebut. 2. Buttimer 1968 Geografi sosial ialah studi pola keruangan serta hubungan fungsional kelompok masyarakat dalam konteks lingkungan sosial mereka, struktur internal serta eksternal dari kegiatan penduduk beserta berbagai jalur komunikasinya. 3. Bintarto 1968 Geografi sosial ialah ilmu yang mempelajari antara hubungan serta pengaruh timbal balik antara penduduk dengan keadaan alam demi kemakmuran serta kesejahteraan. 4. Nursid Sumaadmadja 1981 Menurut Nursid Sumaadmadja, Geografi Sosial adalah cabang geografi manusia yang bidang studinya aspek keruangan yang karakterisik dari penduduk, organisasi, organisasi sosial, dan unsur kebudayaan serta kemasyarakatan. 5. Johnston et al. 2000 Menurut Johnston et al., Geografi sosial sebagai studi tentang relasi sosial dan struktur keruangan. Kajian ini menempatkan manusia sebagai pokok kajian meliputi aspek kependudukan, ekonomi, politik dan sosial budaya. Ciri -Ciri Geografi Sosial Adapun ciri- ciri geografi sosial menurut Paul Vidal De Lablace, antara lain yaitu Kepribadian daerah merupakan hasil cara masyarakat mengeksploitasi sumber daya alam. Masyarakat bereaksi terhadap habitatnya. Manusia mengorganisasi dirinya sendiri dan berinteraksi dengan sesamanya. Unsur-Unsur Geografi Sosial Adapun unsur-unsur geografi sosial, yaitu Manusia, baik dalam wujud masyarakat atau komunitas. Lingkungan Alam, meliputi topografi, iklim, tanah dan lain sebagainya. Relasi, Interelasi, dan Interaksi antara manusia dan alam. Konsep Geografi Sosial Dalam Konsep geografi sosial dibagi menjadi 3 macam yaitu ruang, proses, dan pola berikut penjelasaanya 1. Ruang Ruang merupakan ke seluruh permukaan bumi yang merupakan lapisan biosfer, tempat hidup bagi makhluk hidup baik manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan maupun organisme lainnya. Dalam geografi sosial, ruang memiliki makna yang mendalam, yaitu Tempat atau wadah dari benda-benda atau perilaku. Tempat yang dapat digunakan untuk melaksanakan kegiatan usaha Sesuatu yang dapat diatur dan dimanfaatkan oleh dan untuk manusia. 2. Proses Proses merupakan suatu tindakan manusia dalam beradaptasi dan memanfaatkan lingkungan. Terdapat dua proses yaitu proses bersifat makro dan proses bersifat mikro. Proses sosial yang bersifat mikro adalah proses yang menekankan pada kegiatan individu dan kelompok masyarakat, contohnya perpindahan rumah seseorang dari suatu tempat ke tempat yang lain. Sedangkan, proses makro adalah proses yang menekankan pada masyarakat secara umum, contohnya terjadinya migrasi, transmigrasi, urbanisasi, gelombang pengungsi dan sebagainya. 3. Pola Pola merupakan sebuah proses yang terjadi berulang-ulang, dalam hal ini pola kehidupan dan penghidupan yang berbeda antara suatu tempat dengan tempat lainnya yang mencerminkan perbedaan sifat daerah dan penduduknya sehingga akan terwujud bentang sosial yang berbeda. Bentang sosial adalah sekelompok atau beberapa kelompok penduduk yang hidup dalam suatu wilayah dan memiliki gagasan yang sama pada lingkungannya. Ruang Lingkup Geografi Sosial Adapun ruang lingkup geografi sosial mencakup lingkungan ekonomi, lingkungan budaya dan lingkungan sosialnya. Bidang kajian geografi sosial mencakup beberapa hal, berikut adalah penjelasanya 1. Ekonomis Geografi Ekonomi Kajian ekonomi dalam geografi sosial berkaitan dengan hubungan antara sistem ekonomi manusia, negara dan aktor- aktor termasuk juga lingkungan biofisik. 2. Pembangunan Geografi Pembangunan Pembangunan merupakan hal penting dalam kajian studi geografi yang mengacu pada standar hidup dan kualitas hidup penduduk manusia, studi lokasi, distribusi dan organisasi spasial dari aktivitas ekonomi di seluruh bumi. 3. Politik Geografi Politik Geografi Politik merupakan sebuah studi dari kedua hasil rata spasial proses politik dan cara dimana proses politik tersebut dipengaruhi oleh struktur ruang. Contohnya seperti geografi pemilu, geopolitik, dan strategi militer. 4. Populasi Geografi Kependudukan Kajian populasi dalam geografi sosial berkaitan dengan mempelajari cara yang variasi spasial dalam distribusi, komposisi, migrasi, dan pertumbuhan populasi kaitannya dengan karakteristik yang ada di wilayah dan perwilayahan Indonesia. 5. Kesehatan Geografi Kesehatan Kajian kesehatan dalam geografi sosial berkaitan aplikasi informasi geografis, perspektif, dan metode untuk penelitian kesehatan, penyakit dan perawatan kesehatan. 6. Historis Geografi Sejarah Geografi Historis merupakan sebuah pembelajaran tentang kondisi manusia, fisik, fiksi, teoretis dan nyata geografi masa lalu. Hal ini mengkaji berbagai isu dan topik. Tema yang umum dalam geografi sejarah yaitu studi tentang geografi dari masa lalu dan bagaimana tempat atau wilayah perubahan melalui waktu. Banyak ahli geografi sejarah yang mempelajari pola geografis melalui waktu, termasuk bagaimana orang berinteraksi dengan lingkungan mereka, dan menciptakan lanskap budaya. 7. Pariwisata Geografi Pariwisata Geografi Pariwisata merupakan geografi sosial berkaitan dengan perjalanan dan pariwisata sebagai sebuah industri, sebagai aktivitas manusia, dan terutama sebagai tempat yang berbasis pengalaman. Contoh Geografi Sosial Membahas mengenai hal-hal yang berkenaan dengan unsur tradisi, adat-istiadat, komunitas, kelompok masyarakat dan lembaga-lembaga sosial. Membahas mengenai hal-hal yang berkenaan dengan unsur pertanian, perkebunan, pertambangan, perikanan, industri, perdagangan, transportasi dan pasar Membahas mengenai hal-hal yang berkenaan dengan unsur pendidikan, agama, bahasa dan kesenian. Membahas mengenai hal-hal yang berkenaan dengan unsur kepemerintahan yang terjadi dalam kehidupan di masyarakat. Mempelajari lanskap atau bentang lahan manusia budaya, misalnya komponen-komponen buatan manusia seperti jalan, saluran air, permukiman, pusat kegiatan, dan bangunan Demikian Penjelasan Materi Tentang Geografi Sosial Pengertian, Ciri, Unsur, Konsep, Ruang Lingkup , Contoh Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Semuanya
Berikutadalah penjelasan mengenai unsur-unsur geosfer : 1. Litosfer Litosfer merupakan bagian bumi yang terluar, atau biasa disebut sebagai kulit bumi. Pengertian lain dari bagian bumi ini adalah bagian terluar dari lapisan kerak bumi berupa batuan.
Pengertian Geografi Istilah geografi pada dasarnya sudah dikenal sejak zaman Yunani kuno, tepatnya pertama kali digunakan pada abad 276 – 194 SM. Secara etimologi, geografi berasal dari kata geo bumi dan graphien tulisan atau menjelaskan. Istilah geografi tersebut pertama kali dikemukakan oleh seorang filsuf asal Yunani, Eratosthenes, dengan nama geographica yang berarti lukisan atau tulisan mengenai bumi. Seiring berjalannya waktu, kajian mengenai ilmu geografi semakin berkembang. Ilmu geografi bukan lagi hanya sekedar fisik alamiah bumi, namun juga melihat akan aspek manusia dan hubungan interelasi antara kedua aspek tersebut. Pada akhirnya, geografi diartikan sebagai ilmu yang menjelaskan mengenai persamaan dan perbedaan fenomena bumi yang dilihat dalam konteks keruangan. Sebagai contoh, Bintarto 1991 mengungkapkan bahwa geografi menjadi ilmu dalam menerangkan sifat-sifat bumi baik dalam analisa gejala alam atau makhluk hidup untuk mengetahui corak khas kehidupan dengan pendekatan keruangan. Aspek Geografi Ilmu geografi memiliki dua aspek utama, yaitu aspek ilmiah dan aspek sosial. 1. Aspek ilmiah Aspek geografi ini lebih kepada fisik bumi seperti lokasi suatu wilayah, bentuk permukaan bumi, unsur – unsur di permukaan bumi sehingga dapat diketahui batas – batas wilayah dengan ciri – ciri tertentu. Fisik bumi dapat dilihat dari unsur di kulit bumi, tanah, air, cuaca / iklim, flora dan fauna atmosfer, hidrosfer, litosfer, biosfer, dan antroposfer. -> Intinya Aspek topologi, aspek biotik, dan aspek abiotik. Cabang ilmu geografi dengan aspek ilmiah dinamakan dengan geografi fisik physical geography. Adapun ilmu turunan dari geografi fisik adalah klimatologi, meteorologi, geomorfologi, geologi, hidrologi, dan lain-lain. 2. Aspek Sosial Aspek geografi ini lebih kepada hal yang berkaitan dengan karakteristik perilaku manusia. Misalnya pola persebaran manusia dalam konteks keruangan yang dapat dikaji hubungannya dengan lingkungan ataupun sebaliknya. -> Intinya Aspek ekonomi, budaya, dan politik. Cabang ilmu geografi dengan aspek sosial dinamakan dengan geografi manusia human geography. Ilmu ini berfokus pada aspek perkembangan manusia dalam mengelola ruang lingkungannya. Adapun ilmu turunan dari geografi manusia adalah geografi ekonomi, geografi kebudayaan, geografi politik, dan lain – lain. Pada hakikatnya, ilmu geografi mempelajari hubungan timbal balik antara manusia dengan lingkungan alamnya dalam sudut pandang keruangan. Keruangan dalam konteks ilmu geografi memiliki arti sebagai seluruh bagian permukaan bumi. Sumber Peter Haggett, 1983 Konsep Geografi Jika ditelaah lebih lanjut, pada dasarnya di dalam pengertian geografi terdapat lima kata kunci yang dapat disebut sebagai konsep geografi atau lima tema geografi. Konsep dasar ini digunakan sebagai bahan dalam mempelajari ilmu geografi. Konsep geografi dikenal dengan istilah MR LIP – Movement, Region, Location, Interaction, dan Place. Movement atau mobilitas adalah pergerakan atau perpindahan baik berupa barang, manusia, jasa ataupun ide dari suatu tempat ke tempat lain. Mobilitas ini tentunya mengandung aspek jarak, arah, dan waktu. Region atau wilayah adalah bagian dari permukaan bumi dengan karakteristik tertentu yang dapat menjadi pembeda dengan bagian permukaan bumi lainnya. Formal region karakteristik berdasarkan tingkat kesamaan antara suatu fenomena atau adanya homogenitas, misalnya wilayah ketinggian. Fungsional region adanya kegiatan yang saling terhubung atau keterkaitan antar fungsi dari suatu wilayah, misalnya Jabodetabek yang secara fisik berbeda tetapi saling terhubung sebagai pusat perekonomian. Location atau lokasi adalah posisi / kedudukan suatu objek atau fenomena di permukaan bumi. Lokasi terdiri atas dua jenis, yaitu lokasi absolut dan lokasi relatif. Lokasi absolut berdasarkan pada garis lintang – bujur, misalnya DKI Jakarta berada pada lokasi absolut 5°19′ 12″ – 6°23′ 54″ LS dan 106°22` 42″ – 106°58′ 18″ Lokasi relatif berdasarkan pada kedudukan benda lainnya, misalnya DKI Jakarta berbatasan di sebelah utara dengan Laut Jawa. Interaction atau interaksi adalah hubungan timbal balik dan saling mempengaruhi antar manusia atau antara manusia dengan lingkungannya dalam suatu ruang. Hubungan tersebut dapat berupa manusia beradaptasi, memodifikasi, atau bergantung dengan lingkungannya. Place atau tempat adalah keunikkan suatu lokasi yang terbentuk karena karakteristik lingkungan fisik alamiah physical landscape, lingkungan sosial human landscape, maupun kombinasi antara keduanya. Karakteristik suatu tempat akan menyebabkan adanya perbedaan antar lokasi. Selain kelima konsep utama tersebut, konsep skala juga turut menjadi dasar dalam ilmu geografi, Skala merupakan kerangka dalam penentuan permasalahan suatu fenomena yang akan dibahas, termasuk kemungkinan menemukan solusinya. Konsep skala ini dinyatakan dalam ukuran lokal, nasional, atau global. Dengan kata lain, skala merupakan ukuran ruang lingkup dalam mengkaji suatu fenomena di bumi. Prinsip Geografi Dalam memahami ilmu geografi bukan hanya mengetahui pada konsep dasarnya saja, melainkan juga prinsipnya. Prinsip geografi dapat dikatakan sebagai acuan dalam pengkajian, penyikapan gejala, variabel ataupun faktor – faktor dalam penelitian geografi. Prinsip geografi terdiri atas empat prinsip yang meliputi prinsip distribusi, prinsip interelasi, prinsip deskripsi, dan prinsip korologi. 1. Prinsip Distribusi Prinsip distribusi digunakan untuk mengetahui bagaimana pola persebaran akan gejala – gejala geografi yang dapat dijelaskan dengan menggunakan peta. Prinsip distribusi ini terbentuk akibat adanya perbedaan gejala – gejala geografi antara satu wilayah dengan wilayah lain sehingga persebarannya pun berbeda. Sebagai contoh adalah persebaran penduduk di Indonesia tidak merata dimana konsentrasi penduduk lebih berpusat di Pulau Jawa. 2. Prinsip Interelasi Prinsip interelasi digunakan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara gejala geografi yang satu dengan yang lainnya di permukaan bumi. Prinsip interelasi ini baru akan dapat diteliti setelah adanya persebaran pada suatu lokasi tertentu. Gejala geografi tersebut dapat berupa hubungan antara aspek fisik dan fisik, aspek manusia dan manusia, serta aspek fisik dengan manusia. Dengan adanya prinsip interelasi maka membentuk karakteristik pada lokasi tertentu. Sebagai contoh adalah kurangnya lapangan pekerjaan akan menyebabkan peningkatan jumlah pengangguran. 3. Prinsip Deskripsi Prinsip deskripsi digunakan untuk menjelaskan akan sebab dan akibat adanya hubungan antar gejala geografi tersebut. Menjelaskan karakeristik pada gejala tersebut yang dapat dilihat dari dimensi titik, garis, dan area. Penjelasan mengenai karakteristik gejala tersebut didukung oleh sistem informasi geografis yang penggambarannya melalui peta dengan hasil analisis overlay tumpang tindih data. Sebagai contoh adalah peta rawan longsor yang dapat dijabarkan dengan data kemiringan lereng, ketinggian, dan curah hujan sehingga dapat diketahui hubungan antar aspek fisik tersebut. 4. Prinsip Korologi Prinsip korologi dapat dikatakan sebagai perpaduan antara prinsip lainnya. Pada dasarnya, prinsip ini menggabungkan gejala, faktor, dan masalah geografi dalam kesatuan konteks ruang. Ruang dalam pengertian geografi adalah seluruh bagian permukaan bumi, begitupun antara bumi dan lapisan terbawah atmosfer. Pendekatan Ilmu Geografi Pendekatan keilmuan dapat dikatakan sebagai suatu cara yang dilakukan dalam memahami dan menjelaskan suatu bidang ilmu. Dengan kata lain, pendekatan geografi ini dilakukan untuk dapat memahami ilmu geografi secara lebih mendalam. Urutan dalam pendekatan geografi adalah sebagai berikut. Cara pandang spasial keruangan. Ruang lingkup pengamatan unsur fisik dan unsur manusia di permukaan bumi serta saling keterkaitannya. Cara pemahaman pengetahuan pendekatan secara regional, sistematik, ekologis, dan historikal. Instrumen / bahan pengolahan pengetahuan peta, pemodelan, statistik, survei lapang, dan teknologi informasi, atau dapat dikatakan dengan sistem informasi geografis. Jenis pengetahuan yang dihasilkan deskriptif, analitik, preskriptif, dan prediktif. Cara pemahaman dalam pendekatan ilmu geografi dapat dilakukan dalam 4 cara, yaitu pendekatan regional, pendekatan sistematik, pendekatan ekologis, dan pendekatan historikal. 1. Pendekatan Regional Maknanya memadukan unsur – unsur pada suatu wilayah tertentu di permukaan bumi. Tujuannya Mengidentifikasi ciri utama dari suatu wilayah di permukaan bumi Menunjukkan persamaan dan perbedaan antara wilayah tersebut dengan yang lainnya Menjelaskan faktor – faktor yang menyebabkan terjadinya persamaan dan perbedaan tersebut Contoh! Pendekatan regional pada intinya melihat kepada ciri suatu wilayah sehingga dapat mengetahui persamaan dan perbedaannya. Gambar di bawah ini merupakan contoh dari pendekatan regional dimana dari persamaan dan perbedaan ciri pada ke-9 kecamatan dapat diketahui apa saja yang menjadi karakter utama dari Kabupaten X tersebut. Sumber Ciri Utama Disiplin Geografi Departemen Geografi, 2015 2. Pendekatan Sistematik Maknanya memadukan unsur – unsur yang diduga dapat mempengaruhi terbentuknya suatu gejala pada beberapa tempat yang berbeda. Tujuannya Mengidentifikasi pola dan proses adanya gejala tersebut di beberapa tempat Menjelaskan faktor – faktor yang menyebabkan gejala tersebut dapat muncul secara berbeda pada tempat yang berlainan Contoh! Pendekatan sistematik melihat kepada unsur yang dapat membentuk pola pada beberapa tempat yang berbeda. Gambar di bawah ini merupakan contoh dari pendekatan sistematik dimana terdapat dua kecamatan yang memiliki satu unsur yang sama dan satu unsur yang berbeda. Dalam menjawab contoh kasus tersebut digunakan pendekatan sistematik dengan mencari faktor – faktor apa saja yang dapat menyebabkan adanya gejala tersebut. Sumber Ciri Utama Disiplin Geografi Departemen Geografi, 2015 3. Pendekatan Ekologis Maknanya menggabungkan unsur manusia dengan lingkungan di suatu tempat. Tujuannya Mengidentifikasi persamaan / perbedaan pola hubungan tersebut di tempat yang berbeda Mengidentifikasi perilaku manusia terhadap kondisi lingkungan di tempat yang berbeda Mengidentifikasi dampak lingkungan akibat perbedaan pola hidup manusia di tempat yang berbeda Contoh! Pendekatan ekologis pada dasarnya gabungan dari pendekatan regional dan pendekatan sistematik dimana melihat persamaan dan perbedaan akan suatu pola. Hal yang membedakan adalah pola yang muncul memiliki dampak terhadap lingkungan atau tidak dan sebaliknya. Gambar di bawah ini merupakan contoh kasus dengan pendekatan ekologis yang dilihat dari dampak kondisi lingkungan yang relatif cirinya sama dengan pola kehidupan manusia di beberapa wilayah yang berbeda. Sumber Tata Guna Lahan Sandy, 1970; Ciri Utama Disiplin Geografi Departemen Geografi, 2015 4. Pendekatan Historikal Maknanya menelusuri perkembangan suatu gejala geografi Tujuannya Mengetahui keterkaitan ruang pada masa lampau dan kini keterkaitan tempat dan waktu Dampak dari gejala geografi di masa lampau kemungkinan akan terbawa hingga masa kini Contoh perkembangan suatu daerah menjadi sebuah kota yang dapat dilihat dari segi perkembangan lokasi dan waktu. Perkembangan suatu daerah menjadi sebuah kota biasanya lebih kepada perkembangan ekonomi. Pendekatan historikal dapat menggunakan kajian mengenai lokasi pusat – pusat perekonomian sebagai acuan dalam perkembangan suatu kota. Artikel Geografi – Pengertian, Aspek, Konsep, Prinsip, & Pendekatan Kontributor Dema Amalia, Alumni Geografi FMIPA UI
UnsurUnsur Geografi Sosial Adapun unsur-unsur geografi sosial, yaitu: Manusia, baik dalam wujud masyarakat atau komunitas. Lingkungan Alam, meliputi topografi, iklim, tanah dan lain sebagainya. Relasi, Interelasi, dan Interaksi antara manusia dan alam. Konsep Geografi Sosial
A. GEOGRAFI DAN KEHIDUPAN DI BUMI DAN MANUSIA SEBAGAI SALAH SATU MAKHLUK PENGHUNINYA Kehidupan di Bumi a. Faktor Lingkungan Suatu faktor yang menentukan adanya perbedaan jenis – jenis makhluk hidup yang tinggal di suatu tempat di permukaan bumi ini adalah lingkungan hidup dari tempat itu. Lingkungan Biotik Lingkungan biotik adalah semua makhluk hidup yang menempati bumi, yang terdiri atas tumbuhan, hewan, manusia. Menurut fungsinya, komponen biotik dapat dibedakan menjadi 3 kelompok utama, 1. Kelompok Produsen Kelompok produsen adalah organisme yang mampu menghasilkan makanannya sendiri, yang biasa disebut dengan autotrofik auto = sendiri, trofik = menghasilkan makanan. Organisme tersebut mengubah bahan-bahan organik menjadi bahan anorganik dengan bantuan energi matahari dalam butir-butir hijau daun atau klorofil. Pada klorofil itulah proses fotosintesis berlangsung, yang termasuk kelompok produsen adalah tumbuh-tumbuhan yang berhijau daun klorofil. 2. Kelompok Konsumen Kelompok konsumen adalah organisme yang hanya memanfaatkan hasil yang disediakan oleh organisme lain produsen. Oleh karena itu, konsumen disebut dengan heterotrofik. Kelompok ini terdiri atas manusia dan kelompok hewan herbivora pemakan tumbuh-tumbuhan. Hewan herbivora selanjutnya dimakan oleh binatang karnivora pemakan hewan lainnya, dan kedua jenis binatang ini dimakan oleh manusia, yang termasuk dalam golongan omnivora pemakan segalanya. 3. Kelompok Pengurai Decomposer Kelompok pengurai berperan dalam menguraikan sisa-sisa atau makhluk hidup yang telah mati. Termasuk dalam kelompok pengurai adalah bakteri dan jamur. Hasil penguraiannya berupa mineral-mineral dan air yang kembali ke tanah, serta gas- gas yang terlepas kembali ke atmosfer. Lingkungan Abiotik Lingkungan abiotik adalah benda-benda mati yang ada di bumi tetapi mempunyai pengaruh pada kehidupan mahkluk hidup yang ada di dalamnya. Berikut termasuk dalam kelompok abiotik. 1. Tanah Tanah merupakan tubuh alam yang berfungsi sebagai tempat tinggal makhluk hidup dengan segala aktivitasnya. Selain berperan sebagai tempat tinggal makhluk hidup, tanah juga menyediakan unsur-unsur yang diperlukan untuk kehidupan tumbuhan seperti unsur hara, bahan organik, serta air yang terdapat di dalam tanah. 2. Atmosfer / Lapisan Udara Atmosfer merupakan lapisan udara yang menyelimuti bumi. Dalam atmosfer terdapat berbagai gas yang sangat penting bagi kehidupan makhluk hidup di bumi. Salah satu gas yang mempunyai peranan sangat penting bagi makhluk hidup adalah oksigen yang digunakan manusia dan hewan untuk bernapas. Manusia dan hewan bernapas menghirup oksigen dan mengeluarkan gas karbon dioksida, dan sebaliknya tumbuhan menyerap karbon dioskida dan membuang oksigen ke udara. 3. Air Air merupakan sumber utama kehidupan, karena tanpa adanya air makhluk hidup tidak akan bisa hidup. Lebih dari 70% permukaan bumi terdiri atas air, namun dari sekian besar volume air yang terdapat di bumi, hanya sebagian kecil saja yang dapat digunakan air segar. 4. Sinar Matahari Sinar matahari merupakan sumber energi utama bagi kehidupan. Pada tumbuhan, sinar matahari berguna untuk proses fotosintesis. Komponen-komponen lingkungan hidup yang berada di sekitar kita merupakan satu kesatuan yang saling memengaruhi antara komponen yang satu dengan komponen yang lain disebut dengan ekosistem. Hubungan antar¬komponen ini tidak hanya terjadi antarindividu, tetapi juga adanya interaksi antara makhluk hidup dengan lingkungannya. llmu yang mempelajari tentang hubungan timbal balik antara komponen biotik dan abiotik di dalam ekosistem disebut dengan ekologi. b. Faktor Sejarah Dulu 220 juta tahun yang lalu hanya ada satu benua, kemudian benua itu retak dan bergeser. Pergeseran itu berlangsung lambat dan terjadi terbentuknya lima benua seperti masa sekarang dan ini terjadi kira kira 135 juta tahun. Jadi pergeseran dimulai pada zaman Mesozoikum smapai awal Cenozoikum hingga bentuknya yang sekarang. Yang seperti kita ketahui pada zaman ini bui telah dihuni berbagai jenis ikan, reptile, burung dan sampai pada binatang menyusui serta dihuni oleh tumbuhan atau hewan daratan. Pergeseran ini menyebabkan makhluk hidup yang dibawanya mengalami perubahan lingkungan hidup yang dibawanya mengalami perubahan lingkungan hidup,misalnya iklimnya berbeda sehingga makhluk – makhluk yang tahan terhadap kondisi ini akan tetap bertahan dan menyesuiakan diri. c. Faktor Penghambat Penyebaran Kita mengetahui bahwa makhluk hidup itu berkembang biak, misalnya bagi makhluk daratan ,air, merupakan hambatan water barrier sedangkan sebaliknya bagi makhluk air, daratan merupakan hambatan land barrier . Daratan yang sempit juga adaptasi menjadi hambatan. Namun sebaliknya kepulauan dapat menjadi jembatan penyebrangan makhluk hidup. Tiga faktor itulah yang menentukan adanya variabilitas biogeografi. d. Geografi Tumbuhan Tumbuhan memegang peranan penting dalam menentukan geografi makhluk hidup karrena ia merupakn titik awal dari rantai makanan. Tanaman saangat peka akan keadaaan lingkungan fisik, oleh karena itu dapat dengan mudah mengamati adanya perbebedaan jenis tumbuhan pada daerah dengan iklim tropis yang sama e. Geografi Hewan Atas dasar faktor yang mempengaruhi variabilitas dan penyebaran terhadap makhluk hidup yang sudah dijelaskan ,maka dunia ini dapat dibagi menjadi 6 daerah faunall regions ,yakni daerah a. Palaeartic Eropa dan Asia Utara b. Ethiopian Afrika dan Semenanjung Arab c. Oriental Asia Selatan dan Indonesia d. Australian Australian dan sekitarnya e. Neartic Amerika Utara dan Greenland f. Neotropical Amerika Selatan dan Tengah B. SEJARAH PERKEMBANGAN MANUSIA Manusia adalah makhluk yang mempunyai derajat paling tinggi . Makhluk hidup yang berbudi dan berakal hanyalah manusia. Apabila kita ingin menyusun tentang asal mula manusia di bumi, jalan yang ditempuh hanya dengan mempelajari fosil –fosil yang ada dibumi. Pada tahun 1871 Darwin menerbitkan buku yang berjudul The Desent Of Man tentang asal mula kehidupan . Pada masa Darwin , masih belum merupakan bahan penelitian yang meyakinkan . Darwin mencari hubungan kekerbatan manusia dengan primata Didalam klasifikasi, manusia sebagai Homo Sapiens termasuk ordo primata. Persamaan ciri sebagai berikut 1. Mata Frontal menghaddap kedepan 2. Ibu jari pada tungkai depan dapat digerkan kesegala arah. 3. Letak kelenjar susu didada. 4. Bentuk rahim simpleks. Kaki manusia yang lebih panjang daripada lengannya merupakan suatu hal yang membedakannya dengan primata lainnya. Kaki manusia yang mempunyai lekukan besar dengan ibu jari yang sebidang dengan jari jari lainnya sangat berbeda dengan kaki kera. Kepala manusia terletak pada tulang belakang demikian rupa sehingga memungkinkan manusa dapat melihat lurus kedepan jika berdiri tegak. Otak Manusia relative besar volume 1200- 1500 cc . Hewan perama dari ordo primata diduga telah ada kira kira 75 juta tahun yang lalu. Umumnya hidup dipohon – pohon. Hanya manusialah yang menyimpang dalam evolusinya sehingga menjadi suatu makhluk hidup yang dapt hidup diatas tanah dan berjalan dengan kedua kakinya. Tangan digunakannya untuk memegang dan mengatur alat – alat yang dipelukannnya. Makin tinggi tingkat hewan primata ,maka makin tangkas hewan itu mengguakan tangannya dan volume otaknya makin besar. PENEMUAN MANUSIA PURBA ATAU PRA-MANUSIA Pada tahun 1924,Raymond Dart sorang ahli anatomi di Afrika Selatan telah menemukan fosil yang kemudian diberi nama Australophitechus Africanus. Bentuk Fosil ini menyerupai kepala simpanze muda tetepi giginya merupakan gigi manusia sekarang dan mungkin dapt berjalan tegak. Di Afrika selatan ditemukan juga fosil manusia purba yang diberi nama Austrapitchecinae yang diperkirakan tingginya 1,5 m. Volume otaknya kira- kira 600 cc. Austrapitchecinae hidupnya tidak lagi di pohon –pohon. Fosil ini termasuk familia Homodinae , akan tetapi bukan dari genus homo. Seorang dokter belanda Eugene Dubois pada tahun 1887 di daerah trinil di tepi bengawan solo menemukan fosil berupa rahang, beberapa gigi dan sebagian dari tulang tengkorak serta tulang paha. Fosil ini diberi nama pithecanthropus erectus atau homo erectus. Di Jerman Heidelberg ditemukan fosil dari zaman palestorin diberi nama Heidelbergergensis. Ada juga fosil Cro Magnon dari perancis yang timbul pada zaman Neadherthal. Hidup kira –kira 30000 tahun yang lalu ,disebut juga Homo Sapiens Diluvialis, berukuran otak sama besar volumenya dengan manusia sekarang dan berukuran tinggi tegak . Di timur Tengah juga ditemukan fosil – fosil manusia dari zaman – tahun yang lalu, misanya palestina, Gunung Carmel, dan manusia shanidar di gunug gunung Irak . Manusia Neandhertal,manusi gunung Carmel ,manusia Cro Magnon dan Manusia sekarang dapat dimasukkan dalm Homo Sapiens ,sebagai satu spesies. Pithecantropus erectus ,Lasianthropus Pelonensus, Homo beidel bergensis dianggap sebagai salah satu spesies saja yang disebut Homo erectus ,karena 1. Mereka Hidup di zaman yang sama 2. Berjalan tegak 3. Walaupun ada perbedaaan diantara mereka ,perbedaan itu disebabkan karena lokasi yang berbeda Sumber Jendela iptek Astronomi. Balai Pustaka, Jakarta
Sehinggadari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa secara singkat suatu masyarakat pasti memiliki empat ciri utama. Keempat ciri utama suatu masyarakat adalah: Berlangsung interaksi antar individu atau antar anggota didalamnya. Terdapat suatu pola perilaku yang didasarkan pada nilai dan norma atau aturan-aturan yang khas.Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Medan18 Januari 2022 0113Halo Sachiol, kakak bantu jawab yaa. Jawaban yang benar adalah D. Berikut adalah penjelasannya. Ilmu geografi meliputi analisa gejala fisik alam dan sosial manusia, serta meliputi pula analisa penyebarannya, interelasinya, dan interaksinya dalam ruang. Dalam aspek sosial, manusia dan kehidupannya merupakan fokus utama kajian geografi, dengan memperhatikan pola persebaran manusia dalam ruang dan kaitan antara perilaku manusia dan lingkungan. Perilaku manusia tersebut juga berkaitan dengan hubungan atau interaksi sosial antarmanusia dalam kehidupannya. Jadi, unsur kehidupan manusia yang paling utama dikaji dalam studi geografi adalah unsur sosial. Oleh karena itu, pilihan jawaban yang tepat adalah D. Semoga dapat membantu yaa!2 Grosse, ras adalah segolongan manusia yang merupakan suatu kesatuan karena memiliki kesamaan sifat jasmani dan rohani yang di turunkan, sehingga dapat di bedakan dari kesatuan yang lain. 3) Kohlbrugge, ras adalah segolongan manusia yang memiliki kesamaan ciri-ciri jasmani karena diturunkan, sedangkan cirri-ciri kerohaniannya tidak
Setiap unsur alam memiliki sifat yang berhubungan dengan kepribadian loh. Kira-kira apa saja ya? Selain psikologi warna, sifat dari unsur alam juga bisa menjadi dasar untuk melihat dan mengibaratkan karakteristik manusia. Unsur alam sendiri terdiri dari tanah, besi, air, kayu, dan api. Setiap unsur alam ini memiliki sifat yang mirip dengan perilaku manusia, sehingga dapat dikelompokan menjadi 5 tipe kepribadian sesuai dengan elemen alam. Manusia memiliki satu elemen yang paling menonjol di antara empat elemen lainnya. Dan unsur alam inilah yang dapat menguraikan kepribadiamu, apa saja ya? 1. Tanah. foto Jan Kroon Unsur tanah atau bumi diibaratkan sebagai seseorang yang stabil dan kuat. Kamu memiliki kekuatan fisik yang hebat karena dapat melakukan berbagai kegiatan dan tahan banting seperti bumi tempat berpijak. Selain itu kamu termasuk orang yang selalu bekerja keras dan produktif memberi manfaat kepada orang lain. Hal ini dilihat dari tanah yang mengandung unsur hara dan siklus karbon dan nitrogen yang selalu bekerja di tanah/bumi. 2. Logam. foto pixabay Unsur besi atau logam diibaratkan sebagai seseorang yang kokoh, kaku, dan tegak. Kamu memiliki kekuatan logika yang luar biasa, selain itu kamu mampu menilai sesuatu dengan adil dan objektif. Hal ini yang membuat kamu tidak mudah goyah dan mampu mengendalikan pikiran agar tetap rasional. Seperti elemen besi yang kokoh, mampu menjadi pondasi. 3. Air. foto Elijah Akala Unsur air diibaratkan sebagai seseorang yang mampu menciptakan perdamaian. Kamu memiliki kekuatan spiritual dan mencintai kedamaian. Selain itu mudah beradaptasi dalam lingkungan apapun. Hal ini seperti air yang mampu mengalir di berbagai bentuk aliran dan mampu memberi kesejukan karena pandai mendamaikan konflik di lingkungan. Kamu sebagai juru damai yang mencintai ketenangan dengan cara rela berkorban. 4. Kayu. foto Rudolf Jakkel Unsur kayu diibaratkan sebagai seseorang yang kreatif karena dari kayu kita bisa membuat berbagai alat yang bermanfaat maupun berbagai bentuk kesenian. Orang dengan elemen kayu biasanya memiliki pemikiran yang terus maju atau berorientasi masa depan. Seperti kayu/ pohon yang selalu tumbuh menuju ke langit. Kamu juga mampu memberikan ide-ide segar dan solutif bagi lingkungan sama halnya dengan pohon yang menghasilkan buah yang bermanfaat bagi orang lain. 5. Api. foto Jens Mahnke Unsur api diibaratkan sebagai seseorang dengan emosi yang membara. Terkadang, kamu bisa menjadi tidak stabil sehingga kamu terkesan moody. Namun dengan kebesaran emosi, kamu mampu menjadi pribadi yang sangat berpengaruh, kamu dapat mendorong orang lain untuk memperjuangkan mimpi-mimpi mereka. Seperti api yang membakar semangat orang lain.
2 Teori korespondensi; suatu pernyataan adalah benar jikalau materi yang terkena oleh persyaratan itu berkorespondensi (berhubungan) dengan obyek yang dituju oleh pernyataan itu. 3. Teori pragmatik; suatu pernyataan dianggap benar apabila pernyataan atau konsekuensi dari pernyataan itu mempunyai kegunaan praktis bagi kehidupan manusia.Ilustrasi manusia dan alam. Foto pokok geografi terbagi menjadi dua, yaitu unsur keadaan alam dan keadaan manusia. Faktor geografi sendiri kerap diartikan sebagai keadaan alam di muka bumi yang membentuk lingkungan itu, pengertian geografi adalah ilmu yang mempelajari atau mengkaji bumi serta segala sesuatu yang ada di atasnya. Contohnya, penduduk, flora, fauna, iklim, udara, dan segala apa saja unsur pokok geografi? Apa prinsip-prinsip geografi? Berikut penjelasan Pokok GeografiMenurut buku E-Modul Geografi yang disusun oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, berikut unsur pokok geografi yang wajib alam tidak dinamis dan tidak mengalami perubahan secara cepat bila dibandingkan dengan keadaan manusia. Keadaan alam meliputi lingkungan alam dan bentang keadaan alam juga mengkaji faktor lapisan bumi geosfer yang bersifat fisik dan terdiri dari aspek berikut topologi membahas hal-hal yang berkenaan dengan letak atau lokasi suatu wilayah, bentuk muka bumi topografi, luas wilayah, dan batas-batas wilayah yang mempunyai ciri-ciri biotik merupakan aspek geografi yang mengkaji karakter fisik manusia, hewan, dan nonbiotik merupakan aspek geografi yang membahas tanah, air, dan iklim. Contohnya, air laut dan air manusia mengalami perubahan lebih cepat dan bersifat dinamis serta kreatif. Unsur pokok geografi ini meliputi lingkungan sosial, bentang alam budi daya, dan masyarakat. Unsur keadaan manusia mengkaji tentang manusia dan segala aktivitasnya, seperti aspek budaya, ekonomi, sosial, dan politik. Berikut penjelasannya sosial meliputi unsur tradisi, adat-istiadat, komunitas, kelompok masyarakat, dan lembaga-lembaga sosial. Aspek ekonomi yaitu aspek yang membahas tentang pertanian, perkebunan, pertambangan, perikanan, industri, perdagangan, transportasi, dan budaya yaitu aspek yang membahas tentang pendidikan, agama, bahasa, dan politik yaitu aspek yang membahas pemerintahan dan partai politikPrinsip-prinsip GeografiIlustrasi Manusia dan alam. Foto buku Pengetahuan Dasar Geografi oleh Cosa Rinaldy Ardiananda, dkk., prinsip geografi adalah prinsip yang digunakan sebagai landasan untuk menjelaskan suatu fenomena yang terjadi. Terdapat empat prinsip geografi yang wajib diketahui, yaituPrinsip persebaran menyatakan suatu gejala yang tersebar tidak merata di permukaan bumi. Misalnya, bentang alam, tumbuhan, hewan, dan interelasi merupakan suatu hubungan yang saling berkaitan dan memengaruhi di suatu wilayah antara gejala yang satu dengan gejala deskripsi merupakan gambaran atau penjelasan yang lebih mendetail dari gejala-gejala yang telah dikaji dalam prinsip lainnya. Prinsip korologi adalah proses meninjau gejala, fakta, dan masalah lain yang merupakan hasil dari prinsip persebaran, interelasi, dan deskripsi. Prinsip ini memadukan secara komprehensif prinsip-prinsip lainnya.
Χፍ ешаջаճ
Одեм λед
Ոρуբогюቁխ θማ
Զаψозοβ ቄοфեзибук еዒу
Интюրաп պεрусамխ
Виቺθሸը ሎваያеφεс
Осозዊጵե ዥуጅи
Objekstudi geografi manusia ini mencakup aspek kependudukan, aspek aktifitas yang meliputi aspek ekonomi, aktifitas politik, aktifitas sosial dan budayanya. Penjelasannya; Geografi Penduduk (Population Geography) Geografi penduduk adalah cabang ilmu geografi manusia yang objek studinya berfokus pada aspek keruangan penduduk.Geografi Manusia merupakan cabang geografi yang bidang kajiannya adalah aspek keruangan gejala di permukaan bumi dengan manusia sebagai objek pokok studinya. Objek pokok studi geografi manusia mencakup aspek kependudukan, aspek aktifitas yang meliputi aspek ekonomi, aktifitas politik, aktifitas sosial dan budayanya. Berdasarkan pendekatan topik dan struktural dalam melakukan studi aspek kemanusiaan, Geografi Manusia dibagi menjadi beberapa cabang, yaitu Geografi Penduduk, Geografi Ekonomi, Geografi Politik, Geografi Pemukiman, dan Geografi Sosial. 1. Geografi Penduduk Population Geography Geografi Penduduk merupakan cabang dari Geografi manusia yang objek studinya adalah aspek keruangan penduduk. Objek studi ini mencakup penyebaran, densitas, perbandingan jenis kelamin sex ratio, perbandingan manusia dengan luas lahan manland ratio, dan sebagainya. Pada geografi Penduduk, manusia dipelajari sebagai penghuni suatu wilayah, dianalisa kualitas dan kuantitasnya sesuai dengan wilayah yang ditempati, dianalisa perbandingan jumlah penduduk dengan luas lahan yang dihuni, dianalisa penyebaran dan densitasnya dari satu wilayah ke wilayah lain dengan memperhatikan faktor lingkungan Geografi yang mempengaruhinya, serta dianalisa pertumbuhannya sesuai dengan wilayah yang ditempati, dan demikian seterusnya. Dengan kata lain, segala aspek keruangan yang berkenaan dengan manusia sebagai penduduk suatu wilayah, menjadi bahan interpretasi dan analisa Geografi Penduduk. 2. Geografi Ekonomi Economic Geography Geografi Ekonomi merupakan cabang geografi manusia yang bidang kajiannya berupa struktur keruangan aktifitas ekonomi manusia penghuninya. Hal ini menunjukkan, titik berat studinya adalah aspek keruangan struktur ekonomi manusia 3. Geografi Politik Political Geography Geografi politik merupakan cabang geografi manusia yang bidang kajiannya adalah aspek keruangan pemerintahan atau kenegaraanyang meliputi hubungan regional dan internasional pemerintahan atau kenegaraandi permukaan bumi. Pada geografi politik, lingkungan geografi dijadikan dasar begi perkembangan dan hubungan kenegaraan. Bidang kajian geografi meliputi aspek keruangan, aspek politik, aspek hubungan regional dan internasional. Faktor fisik, sosial, budaya, sejarah dan politik yang dipergunakan sebagai dasar analisa geografi politik dalam meninjau kekuatan dan hubungan kenegaraan dan pemerintahan suatu wilayah, serta hubungannya dengan wilayah pemerintahan dan kenegaraan lainnya di permukaan bumi. Secara singkat ruang lingkup Geografi Politik sangat luas, karena meliputi empat bidang penelitian yaitu bidang geografi, sejarah, politik dan hubungan internasional. 4. Geografi Pemukiman Settlement Geography Geografi Pemukman merupakan kajian geografi berkenaan dengan perkembangan pemukiman di suatu wilayah di permukaan bumi. Bahasan yang dibahas pada Geografi Pemukiman yaitu bilamana suatu wilayah mulai dihuni manusia, bagaimana perkembangan pemukiman tersembut selanjutnya, bagaimana bentuk pola pemukiman, dan faktor geografi yang mempengaruhi perkembangan dan pola pemukiman tersebut. Pemukiman itu, baik di pedesaan maupun di perkotaan, menjadi objek kajian geografi pemukiman. Kajian geografi pemukiman, erat hubungannya dengan sejarah dan perekonomian suatu wilayah. Bidang kajian geografi pemukiman adalah penyebaran dan relasi keruangan pemukiman. 5. Geografi Sosial Social Geography Geogarfi Sosial Social GeographyGeografi Sosial merupakan cabang geografi Manusia dengan bidang kajiannya, adalah aspek keruangan yang karakteristik dari penduduk, organisasi sosial, unsur kebudayaan dan kemasyarakatan. Geografi Sosial bidang kajiannya berkenaan dengan unsur tempat yang merupakan wadah kemasyarakatan manusia, sehingga erat hubungannya dengan studi sosiologi. Ditinjau dari segi penyebaran dan organisasi sosial, pemukiman, bahasa dan kepercayaan dapat dimasukkan ke dalam bidang kajian Geografi Sosial.AnalisisUnsur Intrinsik Novel "sang pemimpi" Karya Andrea Hirata. Karya sastra adalah anak kehidupan kreatif seorang penulis dan mengungkapkan pribadi pengarang." (Selden, 1985: 52). Karya sastra hadir sebagai refleksi kehidupan masyarakat. Karya sastra merupakan cermin dari masyarakat yang akan terus mewakili situasi dan keadaan sekitarnya.Pada dasarnya, manusia adalah penghuni planet bumi yang mendapatkan karunia dari Tuhan untuk mempelajari seluk beluk alam semesta. Sehingga dari ketiga makhluk hidup lain yaitu binatang dan tumbuhan, manusia diberi akal kecerdasan yang dipercaya untuk menggunakannya dalam ilmu pengetahuan. Disamping hal tersebut, manusia adalah makhluk sosial. Artinya setiap manusia tidak dapat hidup sendiri tanpa bantuan dari manusia lain. Banyak ilmu yang mempelajari tentang manusia. Jika menggunakan pendekatan spasial spatial approach, manusia dapat dikaji dari ilmu geografi manusia. Persebaran manusia menjadi pokok bahasan utama dalam pembelajaran geografi manusia. Kaitan geografi manusia adalah penduduk dan sebangsanya. Untuk lebih mempelajari tentang pengertian geografi manusia dan kajiannya, simaklah pembahasan materi sebagai berikut. Pengertian geografi manusia adalah salah satu cabang ilmu geografi yang berisi sudut pandang keruangan dengan manusia sebagai inti pokok bahasan pembelajaran. Lingkup geografi manusia mencakup kependudukan, aktivitas sosial masyarakat, ekonomi, politik, sosial, budaya, dan adat istiadat. Untuk melakukan pembelajaran terkait geografi manusia, harus menguasai antroposfer yaitu ilmu yang mengkaji manusia. Contoh Kajian Geografi Manusia Geografi tidak melulu melakukan pembahasan soal kebumian dan peta. Struktur bumi di dalamnya terdapat banyak aspek yang bisa dikaji, termasuk manusia. Mempelajari manusia jika yang menjadi fokus adalah anatomi, maka masuk pada ilmu biologi. Jika yang dikaji adalah keuangan, maka masuk ilmu ekonomi. Ketika mengkaji dalam sudut pandang keruangan, baru bisa disebut geografi manusia. Berikut 10 kajian geografi manusia; Geografi Penduduk Geografi penduduk adalah cabang dari keilmuan geografi manusia yang pokok bahasan utamanya mengenai segala seluk beluk kependudukan. Mempelajari penduduk banyak komponennya. Misalnya kelahiran, kematian, dan migrasi itu bisa menjadi suatu pokok bahasan yang tak kunjung usai. Karena dengan keluar masuknya penduduk bisa menyebabkan banyak hal seperti bertambahnya kepadatan penduduk, dan lain-lain. Objek geografi penduduk fokusnya pada persebaran. Karena persebaran dapat untuk mengkaji pola tempat tinggal masyarakat. Sebagai contoh, pola hidup masyarakat perkotaan lebih cenderung memusat karena banyak lahan yang fungsinya menjadi gedung pemerintahan. Sedangkan pola permukiman masyarakat desa biasanya menyebar karena fungsi lahan banyak yang diperuntukkan sebagai arena pertanian. Berbeda lagi dengan penduduk bantaran sungai yang biasa membangun rumah dengan cara memanjang mengikuti daerah aliran sungai DAS. Selain persebaran, contoh kajian geografi penduduk dalam geografi manusia mencakup densitas, klasifikasi penduduk, perbandingan usia produktif, dan lain sebagainya. Karena dalam geografi penduduk, manusia berfungsi sebagai penghuni ruang yang terbatas atas kebutuhan sosial masyarakat. Geografi Permukiman Geografi permukiman adalah cabang ilmu dari geografi manusia yang berisi tentang kajian perkembangan wilayah permukiman di permukaan bumi baik daerah kota, desa, maupun kawasan terpencil. Studi ilmu yang fokus membahas tentang geografi permukiman telah tercantum secara keseluruhan melalui perencanaan wilayah dan kota. Ilmu tersebut sebagai planologi yaitu kompetensi yang mempelajari soal tata ruang dan perencanaan. Geografi Sosial Telah disinggung sedikit pada ulasan di atas bahwa manusia adalah makhluk sosial yang artinya tidak dapat hidup tanpa bantuan dari manusia lain. Pada cabang ilmu geografi manusia, ada yang disebutgeografi sosial. Geografi sosial adalah ilmu yang mempelajari tentang karakteristik penduduk dengan manajemen kebudayaan dan adat istiadat sebagai tolak ukur atau indikatornya. Dalam arti geografi sosial, biasanya diselingi dengan pembelajaran sosiologi dan antropologi. Bisa dianalogikan begini, Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki berbagai macam suku bangsa dan bahasa. Untuk menyatukan hal tersebut terciptalah jiwa nasionalisme. Pendeketan apa yang mampu menjunjung tinggi rasa nasionalisme? Yaitu dengan cara menyatukan kebudayaan melalui akulturasi budaya. Jika akulturasi budaya dapat terbentuk, selanjutnya masuklah asimilasi budaya. Dengan kata lain selanjutnya akan terbentuk integrasi sosial. Yaitu sifat saling menghargai antara budaya satu dengan lainnya. Integrasi sosial antar daerah membawa dampak munculnya integrasi nasional. Itu adalah serpihan harapan dari awal mula terbentuknya ilmu geografi sosial di pembelajaran masyarakat Indonesia. Geografi Sumber Daya Alam Pada intinya, definisi sumberdaya alam merupakan hasil bumi yang dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan hidup manusia secara masal. Dalam geografi manusia, terdapat salah satu cabang ilmu yang dinamakan sebagai geografi sumberdaya alam. Geografi SDA sebutan bagi geografi sumberdaya alam mempelajari seluk beluk hasil bumi dengan segala persebarannya di dunia. Tidak heran sering ditemukan peta persebaran minyak bumi di seluruh dunia. Karena memang fungsi utama dari geografi SDA adalah untuk memetakan hasil tambang yang ada di permukaan bumi. Sumberdaya alam secara umum terbagi 2, yaitu dapat diperbaharui dan tidak dapat diperbaharui. Sumberdaya alam yang tidak dapat diperbaharui jumlahnya kian lama semakin menipis sehingga memerlukan inovasi baru dan menekan produksinya. Geografi Ekonomi Pengertian geografi ekonomi adalah cabang ilmu geografi manusia yang mempelajari lokasi, distribusi, keruangan aktivitas ekonomi masyarakat dengan menggunakan spatial approach pendekatan spasial. Geografi ekonomi berguna untuk membatasi pengeluaran seserang mengunakan kerangka konsep atau peta konsep sehingga penekanan terhadap kebutuhan hidup dapat terlaksana dengan terstruktur. Sosiologi Sosiologi adalah salah satu cabang ilmu geografi manusia yang mempelajari tentang interkasi antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, dan kelompok dengan kelompok. Pada dasarnya manusia merupakan makhluk sosial yang tidak dapat bertahan hidup tanpa bantuan dari manusia lain. Maka dari itu lahirnya ilmu yang memberi kajian pada interaksi manusia melalui ilmu sosiologi ini. Demografi Demografi adalah salah satu cabang ilmu dari geografi manusia yang mempelajari tentang kependudukan. Bisa dikatakan bahwa demografi dan geografi penduduk itu mirip. Namun demografi lebih spesifik. Contohnya begini karakteristik setiap manusia itu berbeda-beda. Dalam pembelajaran demografi ada salah satu komponen yang bernama klasifikasi penduduk. Disitulah pembelajaran kependudukan ciri khas demografi terlihat. Geografi Industri Geografi industri adalah salah satu cabang geografi manusia yang mempelajari tentang perindustrian. Sebagaimana diketahui bahwa pengertian industri adalah kegiatan mengolah barang mentah menjadi barang setengah jadi atau barang jadi. Maka dari itu dalam kegiatan perindustrian mengutamakan produksi barang. Distribusi barang akan diserahkan pada agen yang kemudian sampai ke tangan konsumen. Komposisi Penduduk Komposisi penduduk merupakan salah satu cabang ilmu geografi manusia yang membahas tentang pembagian penduduk. Komposisi penduduk isinya tentang jenis kelamin, usia, pekerjaan, tingkat pendidikan, dan lain sebagainya. Fungsi dari komposisi penduduk adalah untuk mengetahui kualitas masyarakat suatu daerah yang nantinya data tersebut digunakan sebagai monografi wilayah oleh Badan Pusat Statistik BPS. Klasifikasi Tenaga Kerja Klasifikasi tenaga kerja merupakan salah satu cabang ilmu geografi manusia yang lebih spesifik mengatur tentang pembagian tenaga kerja. Sebagaimana kita ketahui bahwa pengertian tenaga kerja adalah orang yang telah memasuki masa usia produktif kerja, telah bekerja, atau sedang mencari pekerjaan. Klasifikasi tenaga kerja berguna untuk membagi tenaga kerja menjadi beberapa tingkatan. Nah, pembahasan di atas merupakan uraian materi yang menjelaskan tentang pengertian geografi manusia dan kajiannya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi para pembaca dalam hal menambah wawasan dan ilmu pengetahuan.
.