๐ฝ Mengapa Orang Usia Lansia Harus Memperbanyak Amalan Ibadah
Alhamdulillahbertemu lagi sahabat dakwah..Pada kesempatan kali kajian kitab Riyadussholihin bersama guru kita semua kang uzaSemoga bermanfaat untuk kita sem
Riyadhush Shalihin; Imam Nawawi; hadits-hadits tentang Amal Shalih Allah berfirman โDan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berfikir bagi orang yang mau berfikir, dan apakah tidak datang kepadamu pemberi peringatan?โ Faathir 37 Dari Abu Hurairah ra. dari Nabi saw. beliau bersabda โAllah telah memberi kesempatan kepada seseorang yang dipanjangkan usianya sampai enam puluh tahun.โ Hr Bukhari Dari Ibnu Abbas ia berkata Umar mengajak aku ke sebuah diskusi yang diikuti oleh orang-orang yang pernah mengikuti perang Badr yang terdiri dari orang tua, seakan-akan saya disejajarkan dengan mereka, kemudian ada seseorang yang bertanya โKenapa pemuda ini disejajarkan dalam kelompok kita? Padahal kita juga punya anak yang sebaya dengannya.โ Umar menjawab โItu pendapat kalian?โ pada suatu hari Umar memanggil saya dan saya datang bersama-sama dengan para shahabat, dan saya tahu Umar memanggil saya pada hari itu adalah untuk menunjukkan kelebihan saya kepada mereka. Kemudian Umar berkata โApakah pendapat kalian terhadap firman Allah yang berbunyi idzaa jaa-a nashrullaaHi wal fath?โ salah seorang di antara mereka menjawab โKami diperintahkan untuk memuji dan memohon ampunan kepada Allah apabila kita mendapat pertolongan dan kemenangan.โ Para shahabat lain terdiam, kemudian Umar bertanya kepada saya โApakah pendapatmu juga seperti itu wahai Ibnu Abbas?โ saya menjawab โTidak.โ Umar bertanya lagi โlalu bagaimana pendapatmu?โ saya menjawab โAllah memberitahu kepada Rasulullah saw. bahwa ayat itu merupakan isyarat dekatnya kewafatan beliau. Yaitu firman Allah idzaa jaa-a nashrullaaHi wal fath Apabila telah datang pertolongan dan kemenangan dari Allah, itu adalah tanda dekatnya ajalmu wahai Muhammad, maka sucikanlah dengan memuji Rabb-mu dan mohonlah ampunan kepada-Nya karena Dia-lah Zat Yang Maha Penerima Tobat.โ Kemudian Umar ra. berkata โSaya tidak mengetahui kandungan ayat itu melebihi apa yang kamu katakan.โ Hour Bukhari Dari Aisyah ra. ia berkata โSesudah turun ayat idzaa jaa-a nashrullaaHi wal fath, dalam shalatnya beliau membaca subhaanaka rabbanaa wa bihamdika allaaHummaghfirlii Mahasuci Engkau wahai Rabb kami, dengan memuji-Mu ya Allah, ampunilah sayaโ HR Bukhari dan Muslim Dalam riwayat Bukhari dan Muslim yang lain, Aisyah berkata โRasulullah saw. sebelum meninggal dunia memperbanyak bacaan subhaanakallaaHumma rabbanaa wa bihamdika allaaHumaghfirlii di dalam rukuk dan sujudnya, untuk memenuhi perintah al-Qurโan. Dikatakan di dalam riwayat Muslim โRasulullah sebelum meninggal memperbanyak bacaan subhaanaka wa bihamdika astaghfiruka wa atuubu ilaika Mahasuci Engkau ya Allah, saya mohon ampun dan bertobat kepada-Mu, kemudian Aisyah bertanya โYa Rasulullah apakah pengertian dari bacaanmu?โ Beliau menjawab โSaya diberi tanda tentang umatku, bila saya melihat tanda itu, maka saya membaca kalimat idzaa jaa-a nashrullaaHi wal fath, sampai akhir surat. Dalam riwayat Muslim yang lain disebutkan bahwa Rasulullah saw. senantiasa memperbanyak bacaan subhaanakallaaHi wabihamdiHi astaghfirullaHa wa atuubu ilaiiH. Aisyah bertanya โWahai Rasulullah mengapa engkau sekarang memperbanyak bacaan subhaanakallaaHi wabihamdiHi astaghfirullaHa wa atuubu ilaiiH ?โ Beliau menjawab โRabb telah memberitahu bahwa bila saya melihat tanda tentang umatku, maka saya memperbanyak bacaan subhaanakallaaHi wabihamdiHi astaghfirullaHa wa atuubu ilaiiH, dan saya benar-benar telah melihat tanda itu, yaitu dengan turun ayat yang artinya โApabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan, dan kamu Lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong, Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat.โ Dari Anas ra. ia berkata โSesungguhnya Allah selalu menyambungkan wahyu kepada Rasulullah saw. terutama menjalang kewafatan beliau, sampai-sampai saat-saat kewafatannya, beliau sering sekali menerima wahyu.โ HR Bukhari dan Muslim Dari Jabir ra. ia berkata Nabi saw. bersabda โSetiap hamba itu akan dibangkitkan dari kuburnya sesuai dengan keadaannya ketika dia mati.โ Hr Muslim Tagagama, akhlak baik, akhlak islam, akhlak mulia, akhlak muslim, akhlak terpuji, amal, bahasa republic of indonesia, hadits, islam, memperbanyak, moral islam, pribadi islam, faith, riwayat, Riyadhush ShalihinHalini dinilai krusial menyusul langkah Kemenag yang akan mengubah menyangkut batas umur jamaah lanjut usia (lansia). "Kemenag perlu terbuka terkait hasil kalkulasi pada jamaah lansia berumur 60 tahun hingga 70 tahun pada 2020 hingga 2021 kepada publik," kata Ketua Rabithah Haji Indonesia Ade Marfuddin kepada HARIAN NASIONAL, Minggu (3/11).Gambar 7 Amalan Ibadah Pada Usia Lanjut / Kisah Nabi Zakariya Gigih Berdoa dari Ketika Usia Semakin Lanjut, Amalan Ibadah Semakin Penting Ketika usia semakin lanjut, semakin banyak orang yang mulai menyadari pentingnya ibadah. Seiring dengan bertambahnya usia, orang-orang mulai menyadari bahwa mereka memiliki jangka waktu yang semakin pendek untuk melakukan berbagai kebaikan. Oleh karena itu, amalan ibadah semakin penting bagi mereka agar dapat mencapai keselamatan di akhirat. Mengapa Orang Usia Lanjut Harus Memperbanyak Amalan Ibadah?Ketika Usia Semakin Lanjut, Amalan Ibadah Semakin PentingKesadaran Spiritual Semakin Tinggi Pada Usia LanjutMeningkatkan Sifat Taqwa Pada Diri SendiriMeningkatkan Kualitas Hidup dan Kualitas AkhiratKesimpulan Kesadaran Spiritual Semakin Tinggi Pada Usia Lanjut Selain itu, semakin banyak orang usia lanjut yang mulai menyadari bahwa mereka memiliki kesempatan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu Wa Taโala. Mereka mulai memahami bahwa kesadaran spiritual mereka akan meningkat dengan semakin banyaknya amalan ibadah yang dilakukan. Hal ini menjadikan usia lanjut sebagai waktu yang tepat untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbanyak amalan ibadah. Meningkatkan Sifat Taqwa Pada Diri Sendiri Dengan memperbanyak amalan ibadah, maka orang usia lanjut akan meningkatkan sifat taqwa pada diri mereka sendiri. Orang yang taqwa akan lebih mudah mengikuti larangan-larangan Allah Subhanahu Wa Taโala dan menjauhi berbagai kemaksiatan. Dengan demikian, orang usia lanjut akan mendapatkan kebaikan dan keberkahan di akhirat nanti. Meningkatkan Kualitas Hidup dan Kualitas Akhirat Selain itu, amalan ibadah juga dapat membantu orang usia lanjut untuk meningkatkan kualitas hidup mereka di dunia ini. Dengan semakin banyaknya ibadah yang dilakukan, maka orang usia lanjut dapat memperoleh banyak kebaikan dan keberkahan di dunia ini. Selain itu, mereka juga akan mendapatkan kebaikan dan keberkahan di akhirat nanti. Kesimpulan Kesimpulannya, orang usia lanjut harus memperbanyak amalan ibadah agar dapat meningkatkan sifat taqwa pada diri mereka sendiri, meningkatkan kualitas hidup mereka di dunia ini, dan meningkatkan kualitas akhirat mereka di akhirat nanti.
Dalamkondisi mental yang jauh berbeda dengan masa-masa sebelumnya, lanjut usia perlu diberikan sebuah pembinaan agama Islam agar selalu ingat terus dengan Allah dan menambah amalan ibadah, mendekatkan diri pada Allah, pasrah jiwa raga kepada Allah, sehingga mencapai derajat khusnul khotimah.
Usia senja adalah usia terbaik untuk meningkatkan amal saleh. Di usia tersebut kita dianjurkan memperbanyak tasbih, tahmid, dan istighfar. Khutbah Pertama ุงููุญูู ูุฏู ููููููู ุงูููุฐูู ููุฏูุงููุง ููููุฐูุง ููู ูุง ูููููุง ููููููุชูุฏููู ููููููุง ุฃููู ููุฏูุงููุง ุงูููููู ููููุฏู ุฌูุงุกูุชู ุฑูุณููู ุฑูุจููููุง ุจูุงููุญูููู ูููููุฏููุง ุฃููู ุชูููููู ู ุงููุฌููููุฉู ุฃููุฑูุซูุชูู ููููุง ุจูู ูุง ููููุชูู ู ุชูุนูู ูููููู ุฃูุดูููุฏู ุฃููู ูุงู ุฅููููู ุฅููุงููุงูููู ููุญูุฏููู ูุงู ุดูุฑููููู ูููู ููุฃูุดูููุฏู ุฃูููู ู ูุญูู ููุฏุงู ุนูุจูุฏููู ููุฑูุณููููููู. ุงูููููููู ู ุตูููู ููุณููููู ู ุนููู ู ูุญูู ูุฏู ููุนููู ุขูููู ููุฃูุตูุญูุงุจููู ููู ููู ุชูุจูุนูููู ู ุจูุฅูุญูุณูุงูู ุฅูููู ููููู ู ุงูุฏูููู ููุง ุฃููููููุง ุงููููุงุณู ุงุชูููููุง ุฑูุจููููู ู ุงูููุฐูู ุฎูููููููู ู ู ููู ููููุณู ููุงุญูุฏูุฉู ููุฎููููู ู ูููููุง ุฒูููุฌูููุง ููุจูุซูู ู ูููููู ูุง ุฑูุฌูุงููุง ููุซููุฑูุง ููููุณูุงุกู ููุงุชูููููุง ุงูููููู ุงูููุฐูู ุชูุณูุงุกูููููู ุจููู ููุงููุฃูุฑูุญูุงู ู ุฅูููู ุงูููููู ููุงูู ุนูููููููู ู ุฑููููุจูุง ุงูููููู ูู ุนููููู ูููุง ู ูุง ููููููุนูููุงุ ููุงููููุนูููุง ุจูู ูุง ุนููููู ูุชูููุงุ ููุฒูุฏูููุง ุนูููู ุงูุ ููุฃูุฑูููุง ุงูุญูููู ุญูููุงู ููุงุฑูุฒูููููุง ุงุชููุจูุงุนูููุ ููุฃูุฑูููุง ุงูุจูุงุทููู ุจูุงุทููุงู ููุงุฑูุฒูููููุง ุงุฌูุชูููุงุจููู Amma baโdu โฆ Maโasyirol muslimin rahimani wa rahimakumullah โฆ Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam, yang memerintahkan kita untuk terus bertakwa kepada-Nya. Pada hari Jumat penuh berkah ini, kita diperintahkan bershalawat kepada Nabi akhir zaman, Nabi kita Muhammad shallallahu alaihi wa sallam. Ada hadits yang menunjukkan keutamaan bershalawat kepada beliau. Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, ู ููู ุตููููู ุนูููููู ููุงุญูุฏูุฉู ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ุนูุดูุฑูุง โBarangsiapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali.โ HR. Muslim, no. 408 Maโasyirol muslimin rahimani wa rahimakumullah โฆ Di antara jamaah shalat Jumat ini pasti ada yang berusia senja, kali ini kita akan kaji motivasi meningkatkan amalan di usia seperti itu. Kita mulai merenungkan ayat, ุฅูุฐูุง ุฌูุงุกู ููุตูุฑู ุงูููููู ููุงููููุชูุญู 1 ููุฑูุฃูููุชู ุงููููุงุณู ููุฏูุฎูููููู ููู ุฏูููู ุงูููููู ุฃูููููุงุฌูุง 2 ููุณูุจููุญู ุจูุญูู ูุฏู ุฑูุจูููู ููุงุณูุชูุบูููุฑููู ุฅูููููู ููุงูู ุชููููุงุจูุง 3 โApabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan, dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong, maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat.โ QS. An-Nashr 1-3 Tentang ayat di atas, coba perhatikan penjelasan yang bagus dari Ibnu Abbas berikut ini. Ada sebuah riwayat dari Ibnu Abbas, ia berkata, โSuatu hari Umar mengundang mereka dan mengajakku bersama mereka. Seingatku, Umar tidak mengajakku saat itu selain untuk mempertontonkan kepada mereka kualitas keilmuanku. Lantas Umar bertanya, โBagaimana komentar kalian tentang ayat yang artinya, โSeandainya pertolongan Allah dan kemenangan datang 1 dan kau lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong 2 โhingga ahkir surat. QS. An Nashr 1-3. Sebagian sahabat berkomentar menafsirkan ayat tersebut, โTentang ayat ini, setahu kami, kita diperintahkan agar memuji Allah dan meminta ampunan kepada-Nya, ketika kita diberi pertolongan dan diberi kemenangan.โ Sebagian lagi berkomentar, โKalau kami tidak tahu.โ Atau bahkan tidak ada yang berkomentar sama sekali. Lantas Umar bertanya kepadaku, โWahai Ibnu Abbas, beginikah kamu menafsirkan ayat tadi? โTidakโ, jawabku. โLalu bagaimana tafsiranmu?โ, tanya Umar. Ibnu Abbas menjawab, โSurat tersebut adalah pertanda wafatnya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam sudah dekat. Allah memberitahunya dengan ayatnya โJika telah datang pertolongan Allah dan kemenanganโ, itu berarti penaklukan Makkah dan itulah tanda ajalmu Muhammad, karenanya โBertasbihlah dengan memuji Rabbmu dan mohonlah ampunan, sesungguhnya Dia Maha Menerima taubat.โ Kata Umar, โAku tidak tahu penafsiran ayat tersebut selain seperti yang kamu Ibnu Abbas ketahui.โโ HR. Bukhari, no. 4294 Dari sinilah Imam Nawawi rahimahullah menyimpulkan dalam Riyadhus Sholihin dengan judul bab yang beliau tulis โBab 12. Anjuran untuk Meningkatkan Amal Kebaikan pada Akhir Usia.โ Jangan malah makin tua, makin menjadi-jadi Nabi shallallahu alaihi wa sallam pernah mengingatkan, ุซูููุงุซูุฉู ููุง ูููููููู ูููู ู ุงูููู ููููู ู ุงููููููุงู ูุฉู ููููุง ููุฒููููููููู ู ููููุง ููููุธูุฑู ุฅูููููููู ู ููููููู ู ุนูุฐูุงุจู ุฃูููููู ู ุดูููุฎู ุฒูุงูู ููู ููููู ููุฐููุงุจู ููุนูุงุฆููู ู ูุณูุชูููุจูุฑู โAda tiga golongan yang Allah tidak berbicara kepada mereka pada hari Kiamat, tidak membersihkan mereka, dan tidak melihat kepada mereka, dan bagi mereka siksa yang pedih orang yang sudah tua tapi berzina, penguasa yang suka bohong, dan orang miskin yang sombong.โ HR. Muslim, no. 172 Tambah usia harusnya bertambah semakin baik Dalam hadits disebutkan, ููุง ููุชูู ูููู ุฃูุญูุฏูููู ู ุงููู ูููุชู ููููุง ููุฏูุนู ุจููู ู ููู ููุจููู ุฃููู ููุฃูุชููููู. ุฅูููููู ุฅูุฐูุง ู ูุงุชู ุงููููุทูุนู ุนูู ููููู, ููุฅูููููู ููุง ููุฒูููุฏู ุงููู ูุคูู ููู ุนูู ูุฑููู ุฅููููุง ุฎูููุฑูุง โJanganlah seseorang dari kalian mengharapkan kematian. Dan jangan pula berdoa agar segera mendapat kematian sebelum kematian itu datang kepadanya. Sesungguhnya bila ia mati, maka terputuslah amalannya dan bahwa tidaklah usia seorang mukmin itu bertambah pada dirinya kecuali akan menambah kebaikan.โ HR. Muslim, No. 2682 Amalan apa saja yang bisa dilakukan ketika usia senja? Pertama Lebih memerhatikan amalan-amalan wajib. Sebab, ibadah-ibadab yang bersifat wajib fardhu merupakan kewajiban yang bersifat individual yang harus ditegakkan sendiri-sendiri oleh setiap Muslim dan Muslimah hingga ajal datang. Selain itu, amal-amal wajib adalah amalan yang paling dicintai oleh Allah Taโala Kedua Menghindari hal-hal yang diharamkan oleh syariat. Ketiga Menambah amalan-amalan sunnah. Keempat Banyak bertasbih, bertahmid, membaca istighfar, dan bertaubat. Kelima Memperbanyak amal-amal ringan, tapi berpahala besar, seperti berdzikir dan membaca shalawat. Keenam Rutin membaca dzikir pagi dan petang. Ketujuh Tetap aktif dalam thalabul ilmi menghadiri majelis ilmu. Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda, ุฃูุนูุฐูุฑู ุงูููู ุฅูููู ุงู ูุฑูุฆู ุฃูุฎููุฑู ุฃูุฌููููู ุญูุชููู ุจูููุบู ุณูุชูููููู ุณูููุฉู โAllah tidak akan menerima argumen kepada seseorang yang Allah tunda ajalnya hingga mencapai 60 tahun.โ HR. Bukhari, Kedelapan Rutin mempelajari Alquran dan mentadabburinya merenungkannya lewat bahasan ulama dalam kitab tafsir yang tentu lebih mendalam dari sekadar Alquran terjemah. Kesembilan Berpesan kepada anak-anak dan keturunan agar menjadi saleh dan salehah, gemar mendoakan orang tua baik saat masih hidup atau setelah meninggal, dan membantu mentalqin orang tua ketika akan meninggal. Baca Juga Saat Zakariya di Usia Tua, Akhirnya Dikarunia Yahya Moga kita diberi umur panjang Rajinlah berdoa seperti ini, ุงููููููู ูู ุฃููุซูุฑู ู ูุงูููุ ููููููุฏููุ ููุจูุงุฑููู ููู ูููู ูุง ุฃุนูุทูููุชูููู ููุฃุทููู ุญูููุงุชูู ุนูููู ุทูุงุนูุชูููุ ููุฃุญูุณููู ุนูู ูููู ููุงุบูููุฑู ููู โALLAHUMMA AK-TSIR MAALII WA WALADII, WA BAARIK LII FIIMAA AโTHOITANII WA ATHIL HAYAATII ALA THOโATIK WA AHSIN AMALII WAGH-FIR LII. artinya Ya Allah perbanyaklah harta dan anakku serta berkahilah karunia yang Engkau beri. Panjangkanlah umurku dalam ketaatan pada-Mu dan baguskanlah amalku serta ampunilah dosa-dosaku.โ Diambil dari kumpulan doa dari Syaikh Saโid bin Wahf Al-Qahthani rahimahullah dan bisa dilihat pula di buku 50 Doa Mengatasi Problem Hidup, terbitan Rumaysho Demikian khutbah pertama ini. ุฃููููููู ููููููู ููุฐูุง ูููุงุณูุชูุบูููุฑู ุงูููู ููู ููููููู ู ููููุณูุงุฆูุฑู ุงูู ูุณูููู ููููู ุฅูููููู ูููู ุงูุณูู ูููุนู ุงูุนูููููู ู Khutbah Kedua ุฃูุญูู ูุฏู ุฑูุจููู ููุฃูุดูููุฑููู ุ ููุฃูุดูููุฏู ุฃููู ููุง ุฅููููู ุฅููููุง ุงูููู ููุญูุฏููู ููุง ุดูุฑููููู ููููุ ููุฃูุดูููุฏู ุฃูููู ููุจููููููุง ู ูุญูู ููุฏูุง ุนูุจูุฏููู ููุฑูุณููููููู ุงููููููู ูู ุตูููู ุนูููู ููุจููููููุง ู ูุญูู ููุฏู ููุนูููู ุขูููู ููู ููู ุชูุจูุนูููู ู ุจูุฅูุญูุณูุงูู ุฅูููู ููููู ู ุงูุฏูููููู ุงูู ููุง ุจูุนูุฏู ููููุงุงู ูููููุงุงููููุงุณู !! ุงูุชูููููุงุงูููู ุชูุนูุงููู. ููุฐูุฑููุงููููููุงุญูุดู ู ูุงุธูููุฑูููู ูุงุจูุทููู. ููุญูุงููุธูููุงุนูููู ุงูุทููุงุนูุฉู ููุญูุถูููุฑู ุงููุฌูู ูุนูุฉู ููุงููุฌูู ูุงุนูุฉู. ููุงุนูููู ูููุงุงูููู ุงูููู ุงูู ูุฑูููู ู ุจูุฃูู ูุฑู ุจูุฏูุฃู ูููููู ุจูููููุณููู. ููุซููููู ุจูู ููุงูุฆูููุฉู ููุฏูุณููู. ููููุงูู ุชูุนูุงููู ููููู ู ููุฒููู ููุงุฆููุงูุนูููููู ูุง ุงูููู ุงูููู ููู ููุงูุฆูููุชููู ููุตูููููููู ุนูููู ุงููููุจููู ููุงู ูููููุงุงูููุฐููููู ุขู ูููููุงุตููููููุงุนููููููู ููุณููููู ูููุง ุชูุณูููููู ูุง ุงูููููููู ูู ุตูููู ุนูููู ู ูุญูู ููุฏู ููุนูููู ุขูู ู ูุญูู ููุฏู ููู ูุง ุตููููููุชู ุนูููู ุฅูุจูุฑูุงููููู ู ููุนูููู ุขูู ุฅูุจูุฑูุงููููู ูุ ุฅูููููู ุญูู ูููุฏู ู ูุฌูููุฏู. ููุจูุงุฑููู ุนูููู ู ูุญูู ููุฏู ููุนูููู ุขูู ู ูุญูู ููุฏู ููู ูุง ุจูุงุฑูููุชู ุนูููู ุฅูุจูุฑูุงููููู ู ููุนูููู ุขูู ุฅูุจูุฑูุงููููู ูุ ุฅูููููู ุญูู ูููุฏู ู ูุฌูููุฏู ุงููููู ูู ุงุบูููุฑู ููููู ูุณูููู ููููู ููุงูู ุณูููู ูุงุชู ููุงูู ุคูู ููููููู ููุงูู ุคูู ูููุงุชู ุงูุฃูุญูููุงุกู ู ูููููู ู ููุงูุฃูู ูููุงุชู ุฅูููููู ุณูู ูููุนู ููุฑูููุจู ู ูุฌูููุจู ุงูุฏููุนูููุฉู ุงููููููู ูู ุฃูููููู ุจููููู ูููููุจูููุงุ ููุฃูุตูููุญู ุฐูุงุชู ุจูููููููุงุ ููุงููุฏูููุง ุณูุจููู ุงูุณููููุงู ูุ ููููุฌููููุง ู ููู ุงูุธููููู ูุงุชู ุฅูููู ุงูููููุฑูุ ููุฌููููุจูููุง ุงููููููุงุญูุดู ู ูุง ุธูููุฑู ู ูููููุง ููู ูุง ุจูุทูููุ ููุจูุงุฑููู ููููุง ููู ุฃูุณูู ูุงุนูููุงุ ููุฃูุจูุตูุงุฑูููุงุ ูููููููุจูููุงุ ููุฃูุฒูููุงุฌูููุงุ ููุฐูุฑูููููุงุชูููุงุ ููุชูุจู ุนูููููููุง ุฅูููููู ุฃูููุชู ุงูุชูููููุงุจู ุงูุฑููุญููู ูุ ููุงุฌูุนูููููุง ุดูุงููุฑูููู ููููุนูู ููู ู ูุซูููููู ุจูููุง ุนูููููููุ ููุงุจูููููู ููููุงุ ููุฃูุชูู ูู ูููุง ุนูููููููุง ุฑูุจููููุง ููุจู ููููุง ู ููู ุฃูุฒูููุงุฌูููุง ููุฐูุฑูููููุงุชูููุง ููุฑููุฉู ุฃูุนููููู ููุงุฌูุนูููููุง ููููู ูุชููููููู ุฅูู ูุงู ูุง ุงููููููู ูู ุฅูููุง ููุณูุฃููููู ุงูููุฏูู ุ ูุงูุชููููู ุ ูุงูุนูููุงูู ุ ูุงูุบูููู ุงููููููู ูู ุงููููููุง ุจูุญููุงููููู ุนููู ุญูุฑูุงู ููู ููุฃูุบูููููุง ุจูููุถููููู ุนูู ูููู ุณูููุงูู ุฑูุจููููุง ุขุชูููุง ููู ุงูุฏููููููุง ุญูุณูููุฉู ููููู ุงููุขุฎูุฑูุฉู ุญูุณูููุฉู ููููููุง ุนูุฐูุงุจู ุงููููุงุฑู ููุตููููู ุงูููู ุนูููู ููุจููููููุง ู ูุญูู ููุฏู ููุนูููู ุขูููู ููุตูุญูุจููู ู ูู ููู ุชูุจูุนูููู ู ุจูุฅูุญูุณูุงูู ุฅูููู ููููู ู ุงูุฏูููู ููุขุฎูุฑู ุฏูุนูููุงููุง ุฃููู ุงููุญูู ูุฏู ููู ุฑูุจูู ุงููุนูุงููู ููููู Baca Juga Usiaku Sudah 40 Tahun Allah Jaga Hingga Tua Oleh Muhammad Abduh Tuasikal Artikel
ProposalSumbangan Mushaf Al-quran. Seperti diketahui bersama bahwa Al-Quran adalah Kitab Suci ummat Islam. Dalam pengertian syariat, Al-Quran adalah pedoman dasar hidup (way of life) bagi ummat Islam. Segala aspek kehidupan baik yang bersifat ibadah maupun muamalah, apakah itu berhubungan kehidupan pribadi, bermasyarakat bahkan bernegara
Jelang 29 Mei, di mana Hari Lanjut Usia Nasional HLUN diperingati setiap tahunnya, kali ini theAsianparent akan mengulas bagaimana hukum merawat orangtua dilihat dari kacamata agama, termasuk ragam kiat yang bisa dilakukan. Menurut laman Kementrian Sosial, Hari Lansia ini diadakan sebagai bentuk apresiasi negara atas semangat jiwa raga serta peran penting orang usia lanjut terhadap bangsa. Pasalnya, lansia juga turut berperan besar dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Sejarah Hari Lansia Nasional Mengutip laman Kompas, HLUN ini diperingati berkat peran dan sosok Dr. Radjiman Wedyodiningrat. Ia merupakan tokoh tertua anggota Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia BPUPKI. Tanggal 29 Mei juga diambil dari hari ketika Dr. Radjiman mempimpin sidang BPUPK pada 1945 silam. Saat itu, meski usianya sudah 66 tahun, beliau tetap piawai dalam mencetuskan dasar filosofis negara Indonesia. Selepas itu, pada tanggal 29 Mei 1996 di Semarang, barulah rancangan Hari Lanjut Usia Nasional atau HLUN ini pertama kali dirancang oleh Presiden RI sebagai tanda hormat pada sosok Dr. Radjiman dan jasa-jasanya. Nah, dalam merayakan Hari Lansia di tahun 2021 ini, Kementrian Sosial pun mengangkat tema Lanjut Usia Bahagia Bersama Keluargaโ. Tema ini diusung karena, peran keluarga sangatlah penting dan menjadi yang utama sebagai sumber kebahagiaan bagi orang lanjut usia. Maka itu, diharapkan juga bagi masyarakat untuk senantiasa merawat dan memberikan cinta pada orangtua mereka yang sudah berusia lanjut. Merawat Orangtua Lansia, Bagaimana Hukumnya Menurut Agama? Bicara soal merawat orangtua lansia, dari segi agama, ternyata ini merupakan sebuah hal mulia yang wajib kita lakukan, Parents. Dalam Islam, seorang anak meski sudah memiliki keluarga masing-masing, tetaplah bertanggung jawab atas orangtua mereka. Setiap individu dianjurkan untuk merawat orangtua, terutama yang sudah berusia lanjut, sebagaimana orangtua mereka pernah merawatnya semasa kecil. Kewajiban ini pun juga tertulis dalam firman Allah dalam surat Al Isra ayat 23-24 yang berbunyi โWa qada rabbuka alla taโbudu illa iyyahu wa bil-walidaini ihsana, imma yabluganna indakal-kibara ahaduhuma au kilahuma fa la taqul lahuma uffiw wa la tan-har-huma wa qul lahuma qaulang karima. Wakhfid lahuma janahaz zulli minar-rahmati wa qur rabbir-ham-huma kama rabbayani sagira.โ Artinya โDan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan gendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau keduanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan โahโ dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Rendahkanlah dirmu terhadap mereka berdua dengan penuh kasih sayang.โ Selain diperintahkan dan dianjurkan oleh Allah SWT, merawat orangtua juga bisa menjadi ladang ibadah bagi seorang anak. Siapapun yang merawat orangtuanya secara ikhlas, sabar, dan penuh cinta, maka ia akan memperoleh kemuliaan dan rahmat dari Allah Taโala. Sementara itu, umat Muslim yang senantiasa mendoakan orangtuanya dalam salat, itu pun akan bermanfaat bagi orangtua mereka kelak setelah meninggal dunia. Nabi Muhammad SAW bersabda, ada tiga amal yang tak akan terputus setelah meninggal, yakni sedekah jariyah, ilmu bermanfaat, serta anak shalih yang mendoakannya. Artikel terkait Parents, Ini Bacaan Niat Sholat Jumat untuk Diajarkan kepada Anak Laki-laki Kewajiban merawat orangtua juga disebutkan dalam Alkitab. Dalam Akitab, dikatakan bahwa anak yang sudah dewasa harus menjalankan pengabdian kepada Allah dengan mengurus keluarga mereka, dan mereka harus membalas budi orangtuaโฆ karena hal ini baik di mata Allah 1 Timotius 54 Mengutip laman anak yang sudah dewasa memiliki tanggung jawab penting, yaitu memastikan bahwa orangtua mereka yang sudah lansia diurus dengan baik. Jika mereka melakukannya, itu berarti mereka juga menaati perintah Alkitab untuk menghormati orangtua. Tidak ada petunjuk rinci tentang mengurus orangtua yang sudah berumur. Namun, yang pasti, seorang anak perlu bertanggung jawab dan merawat orangtua penuh kasih sayang. Merawat orangtua adalah hal yang sangat dianjurkan. Pasalnya, ini juga merupakan bagian dari melayani Allah dengan melayani sesama, terutama anggota keluarga sendiri. Seperti perintah yang tertulis dalam Alkitab yang berbunyi, โHormatilah ayahmu dan ibumuโ-sebagai perintah pertama dengan sebuah janji bagi mereka yang menaatinya-โsupaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumiโ Efe 62-3 Artikel terkait Kobarkan Semangat Perjuangan, 32 Ucapan Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei Tips Agar Sukses Merawat Orangtua Selain diwajibkan menurut agama, merawat lansia juga perlu dilakukan demi bisa membantu dan membahagiakan agar mereka tidak sendirian di hari tua. Pasalnya, data Lembaga Demografi Universitas Indonesia LDUI tahun 2014 menunjukkan, presentasi lansia tinggal sendirian cukup banyak, yakni sekitar 9,66 persen. Agar presentase tersebut tidak meningkat, maka upaya pencegahan bisa mulai dilakukan dengan cara merawat orangtua kita sendiri yang sudah lanjut usia. Apabila Parents masih bingung harus mulai dari mana, berikut kami rangkum beberapa tips sukses dalam merawat orang tua, di antaranya Langkah pertama dan utama yang perlu dilakukan adalah senantiasa menghormati, memaklumi, dan memaafkan orangtua apabila mereka pernah berbuat kesalahan atau menyakiti kita tanpa sengaja. Hal ini dilakukan agar kita bisa merawat mereka secara ikhlas dan tulus nantinya Pastikan rumah yang ditinggali lansia aman dan nyaman bagi mereka. Misalnya, lantai tidak licin untuk mencegah agar lansia tidak mudah jatuh dan sebagainya. Berikan perhatian dengan mengajaknya mengobrol atau sekadar menanyakan kabar dan aktivitasnya Perbanyak ilmu tentang merawat orangtua. Misalnya, jika orangtua kita sakit, cari tahu lebih dalam soal penyakit yang dimilikinya. Dari mulai apa saja obat, pantangan makanan, hingga pertolongan pertama ketika kondisi gawat darurat terjadi Kalau Parents sudah punya anak, maka ajaklah si kecil rutin untuk bermain bersama kakek dan neneknya. Lansia biasanya akan sangat senang dan bahagia bila berkesempatan bisa menghabiskan waktu dengan cucu mereka. Cobalah terbuka ketika merawat orangtua. Pasalnya, merawat lansia berbeda dengan merawat anak kecil. Kalau sedang lelah, bicarakan baik-baik dan sabar. Jangan lupa istirahat dan lakukan me time untuk diri Anda sendiri agar terhindar dari stres. Artikel terkait Keutamaan dan Keistimewaan Shalat Istikharah, Bantu Mantapkan Hati terhadap Pilihan Perlu dicatat, kondisi setiap individu itu berbeda-beda. Beberapa dari kita mungkin tidak bisa merawat orangtua lansia secara langsung karena beberapa hal. Atau, bisa juga orangtua kita sendiri memilih ditempatkan di panti jompo untuk menghabiskan masa tuanya. Nah, jika memang itu yang terbaik, maka opsi tersebut tidak apa-apa untuk dilakukan, kok. Anda bisa meminta bantuan anggota keluarga lain atau pun perawat. Yang terpenting, Anda masih peduli dan bertanggung jawab untuk merawat mereka penuh kasih sayang. Seperti selalu menyempatkan diri untuk mengobrol dan menghabiskan waktu berkualitas bersama agar mereka bahagia. Nah, itulah informasi seputar hukum merawat lansia dan sedikit tips agar sukses melakukannya. Menjadi orangtua itu tidak mudah, maka tidak ada salahnya kita memberikan yang terbaik untuk merawat dan memberikan kebahagiakan pada mereka di hari tuanya. Selamat Hari Lansia Nasional, Parents! *** Baca juga 8 Macam Puasa Sunah, Bisa Diamalkan Setelah Bulan Ramadan Catat! Inilah Niat Puasa Nazar serta Manfaat dan Tata Caranya Doa Ratu Surga Makna dan Manfaatnya Bagi Umat Katolik Kristiani Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.
Selanjutnyapakar tafsir Al-Qur'an ini menambahkan, dalam fase kedua yaitu saat anak berumur 7-14 tahun, jenis pendidikan yang cocok untuk seorang anak adalah pengajaran akhlak dan tata karma, bila perlu disertai pemaksaan. "Nabi pesan, jika anak sudah berusia 10 tahun dan anak tidak shalat maka diperbolehkan untuk dipukul.
ArticlePDF AvailableAbstractThis paper was written to review the implementation of Online Worship for the elderly in the new normal period in connection with the COVID-19 pandemic which has occurred since December 2019 and has not subsided until November 2021. Government regulations through the new normal protocol have limited social gatherings, including church services, to break the chain of spreading this deadly COVID-19 virus. At this time, the holding of onsite services/church buildings has been allowed as long as it is enforced by complying with strict health protocols, however, the elderly are a group of people who are considered to have high vulnerability or risk and are prohibited from attending worship in the church building. Yet church attendance is one of the foundations of spiritual life associated with worship and fellowship. Therefore, the churches have taken the initiative to hold online services based on the internet, to carry out services in the homes of each congregation. For the elderly, this is something new and becomes a problem in itself because of the need for technological mastery in participating in online worship. This writing is a literature study to review the implementation of online worship for the elderly, whether online worship can fulfill the worship and fellowship of the elderly, and how the church can maximize its services during this pandemic, especially for the elderly. AbstrakPaper ini ditulis untuk meninjau penyelenggaraan Ibadah Online bagi kaum lansia lanjut usia di masa new normal sehubungan dengan pandemi COVID-19 yang telah terjadi sejak bulan Desember 2019 dan masih belum mereda sampai bulan November 2021 ini. Peraturan pemerintah melalui protokol new normal telah membatasi pertemuan sosial, termasuk ibadah di gereja, demi memutus rantai penyebaran virus COVID-19 yang mematikan ini. Pada saat ini, penyelenggaraan ibadah onsite/gedung gereja telah diperbolehkan sepanjang diberlakukan dengan mematuhi protokol kesehatan yang ketat, namun demikian kaum lansia merupakan golongan kelompok masyarakat yang dipandang memiliki kerentanan atau resiko tinggi dilarang mengikuti ibadah di gedung gereja. Padahal kehadiran di gereja adalah salah satu dasar kehidupan spiritual yang terkait dengan penyembahan, dan persekutuan. Oleh karena itu gereja-gereja telah berinisiatif untuk mengadakan ibadah secara online yang berbasis internet, untuk melaksanakan ibadah di rumah masing-masing jemaat. Bagi kaum lansia hal ini merupakan hal baru dan menjadi kesulitan tersendiri karena diperlukannya penguasaan teknologi dalam mengikuti ibadah online. Penulisan ini merupakan studi kepustakaan untuk meninjau penyelenggaraan dari Ibadah online bagi lansia, apakah ibadah online dapat memenuhi penyembahan dan persekutuan dari bagi kaum lansia dan bagaimana gereja dapat memaksimalkan pelayanannya pada masa pandemi ini terutama bagi kaum lansia. Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for freeContent may be subject to copyright. Copyrightยฉ 2022, KHARISMATA, ISSN 2655-8645 online 356 Kajian tentang Ibadah Online bagi Kaum Lansia di Masa New Normal Pandemi Covid-19 Livia Danita, Maria Evvy Yanti Sekolah Tinggi Teologi Iman Jakarta, Indonesia Correspondence meykalibato Abstract.This% paper%was%written%to%review% the%implementation%of%Online%Worship%for% the%elderly%in%the%new%normal%period%in%connection%with%the%COVID-19%pandemic%which%has%occurred%since%December%2019%and%has%not%subsided%until% November% 2021.% Government% regulations%through%the%new%normal%protocol%have%limited%social%gatherings,%including%church%services,%to%break%the%chain%of%spreading%this%deadly%COVID-19%virus.%At%this%time,%the%holding%of%onsite%services/church%buildings%has%been%allowed%as%long%as%it%is%enforced%by%complying%with%strict%health%protocols,%however,%the%elderly%are%a%group%of%people% who% are% considered% to% have% high% vulnerability% or% risk% and% are% prohibited% from% attending%worship% in% the% church% building.% Yet% church% attendance% is% one% of% the% foundations% of% spiritual% life%associated% with% worship% and% fellowship.% Therefore,%the% churches% have% taken% the% initiative% to% hold%online%services%based%on%the%internet,%to%carry%out%services%in%the%homes%of%each%congregation.%For%the%elderly,%this% is%something%new%and% becomes%a%problem%in%itself%because%of%the% need%for%technological%mastery% in% participating% in% online% worship.% This% writing% is% a% literature% study% to% review% the%implementation%of%online%worship%for%the%elderly,%whether%online%worship%can%fulfill%the%worship%and%fellowship%of%the%elderly,%and%how%the%church%can%maximize%its%services%during%this%pandemic,%especially%for%the%elderly.%!Keywords%Church;%COVID-19;%elderly;%new%normal;%online%Worship%!Abstrak.Paper&ini&ditulis&untuk&meninjau&penyelenggaraan&Ibadah&Online&bagi&kaum&lansia&lanjut&usia&di&masa&new& normal& sehubungan& dengan& pandemi& COVID-19& yang& telah& terjadi& sejak& bulan&Desember&2019&dan&masih&belum&mereda&sampai&bulan&November&2021&ini.&&Peraturan&pemerintah&melalui&protokol&new&normal&telah&membatasi&pertemuan&sosial,&termasuk&ibadah&di&gereja,&demi&memutus&rantai&penyebaran&virus&COVID-19&yang&mematikan&ini.&&Pada&saat&ini,&penyelenggaraan&ibadah& onsite/gedung& gereja& telah& diperbolehkan& sepanjang& diberlakukan& dengan& mematuhi&protokol& kesehatan& yang& ketat,& namun& demikian& kaum& lansia& merupakan& golongan& kelompok&masyarakat&yang&dipandang&memiliki&kerentanan&atau&resiko&tinggi&dilarang&mengikuti&ibadah&di&gedung&gereja.&Padahal&kehadiran&di&gereja&adalah&salah&satu&dasar&kehidupan&spiritual&yang&terkait&dengan& penyembahan,& dan& persekutuan.& & Oleh& karena& itu& gereja-gereja& telah& berinisiatif& untuk&mengadakan& ibadah& secara&online& yang&berbasis& internet,& untuk& melaksanakan& ibadah& di&rumah&masing-masing& jemaat.& Bagi& kaum& lansia& hal& ini& merupakan& hal& baru& dan& menjadi& kesulitan&tersendiri&karena&diperlukannya&penguasaan&teknologi&dalam&mengikuti&ibadah&online.&Penulisan&ini&merupakan&studi&kepustakaan&untuk&meninjau&penyelenggaraan&dari&Ibadah&online&bagi&lansia,&apakah&ibadah&online&dapat&memenuhi&penyembahan&dan&persekutuan&dari&bagi&kaum&lansia&dan&bagaimana&gereja&dapat&memaksimalkan&pelayanannya&pada&masa&pandemi&ini&terutama&bagi&kaum&lansia.&!Kata&kunci&Covid-19;&gereja;&ibadah&online;&lansia;&new&normal!e-ISSN 2655-8645, p-ISSN 2655-8653 Volume 4, No 2, Januari 2022 356-367 DOI KHARISMATA Jurnal Teologi Pantekosta, Vol 4, No 2, Januari 2022 !Copyrightยฉ 2022, KHARISMATA, ISSN 2655-8645 online 357 !PENDAHULUAN Virus!corona!baru!atau!novel!coronavirus!nCoV!adalah!jenis!virus!corona!yang!menimbulkan!penyakit!yang!bernama!COVID-19.!!Virus!ini!telah!menjadi!pandemi!bagi!dunia!dan!sebagaimana!yang!dikeluarkan!Badan!Kesehatan!Dunia!WHO,!pada!tanggal!11!Maret! 2020! oleh! Dr.! Tedros!Adhanom! Ghebreyesus,! WHOโs& Director-General.!!Di!Indonesia,!saat!ini!per!tanggal!10!November!2021,!data!dari!Satuan!Tugas!Penanganan!COVID-19,! menunjukkan! angka! terkonfirmasi! positif! telah! mencapai! yang! terus! meningkat,! pemerintah! menerapkan! wajib! mengenakan! masker,!mencuci!tangan,!menjaga!jarak!social&distancing&hingga!Pembatasan!Sosial!Berskala!Besar!PSBB!sesuai!dengan!peraturan!gubernur!daerah!khusus!ibukota!Jakarta!nomor!33! tahun! 2020! tentang! pelaksanaan! Pembatasan! Sosial! Berskala! Besar!dalam!penanganan!COVID-19!di!provinsi!daerah!khusus!ibukota!Jakarta.!!!!Akibatnya!banyak!sektor! publik! yang! harus! dibatasi! maupun! ditutup,! demikian! pula! sekolah! yang!diadakan! dengan! belajar! di! rumah.! Tempat-tempat! keramaian! pun! demikian!mengalami!pembatasan,!seperti!tempat!wisata!atau!pusat!perbelanjaan.!Orang-orang!diarahkan!untuk!bekerja!dari!rumah!WFH&=&Work&from&Home,!hanya!terbatas!pada!beberapa!sektor!industri!yang!masih!diperbolehkan!untuk!bekerja!dari!kantor.!! Pembatasan!juga! berlaku! dalam!sektor! keagamaan,! di! mana! di!awal! pelaksa-naan! PSBB! pemerintah! melarang! kegiatan!beribadah! di! tempat-tempat! ibadat! sama!sekali!dan!meminta!agar!semua!bentuk!peribadahan!dilakukan!di!rumah.!!Berangsur-angsur! pemerintah! memberikan! kelonggaran! untuk! mengadakan! ibadah! di! tempat!ibadat!kembali! dengan!protokol! atau!panduan! kegiatan! di! rumah! ibadah! pada! masa!normal!baru,!!yang!ketat!dengan!pembatasan!terutama!pelarangan!bagi!anak-anak!dan!lansia!untuk!mengikuti!ibadah!di!tempat!ibadat.!!Secara! khusus! pun,!PGI! Persekutuan! Gereja-Gereja! Indonesia! sebagai! dewan!Gereja!meminta!kaum!lansia!dan!anak!tidak!mengikuti!ibadah!tatap!muka.!!Untuk!hal!ini,!gereja!diminta!untuk!memikirkan!cara-cara!kreatif!sehingga!kedua!kelompok!usia!itu!tetap!bisa!terlibat!dalam!kegiatan!peribadahan.!Untuk!itulah!dipandang!perlu!bagi!gereja!untuk!menyelenggarakan!ibadah!online!yang!mendatangkan!penghayatan!akan!persekutuan! dan! makna! ibadah,! yang! bermanfaat! bagi! spiritualitas! yang! sedapat!!!Eka!Yudah!Saputra,!โWHO!Tetapkan!COVID-19!Sebagai!Pandemi,!Apa!Maksudnya?,โ!Tempo,!last!modified!2020,!accessed!September!27,!2020,! L. Danita, M. E. Yanti Kajian tentang Ibadah Online bagi Kaum Lansiaโฆ !Copyrightยฉ 2022, KHARISMATA, ISSN 2655-8645 online 358 mungkin!optimal!sebagaimana!ibadah!tatap!muka!di!gedung!gereja.!METODE PENELITIAN Penelitian! dilakukan! dengan! studi! literatur! yang! menggali! dan! memaparkan!berbagai! konsep! dan! teori! tentang! kaum! lansia,! ibadah,! dan! ibadah!online!disajikan!secara! deskriptif.! Pertama-tama! dilakukan! penggalian! terhadap! pengertian! lansia,!ibadah,!ibadah!online,!dan!persekutuan!dengan!cara!mempelajari!dokumen!atau!hasil!penelitian!terdahulu,!berbagai!buku! dan! jurnal!yang!berkaitan!dengan! judul.!!Kemu-dian,!penelitian!diarahkan!untuk!menunjukkan!relevansinya!ibadah!online!bagi!lansia!dalam! masa! pandemi! yang! membatasi! kehadiran! secara! fisik! dalam! persekutuan!ibadah!bersama!di!gedung!gereja.!PEMBAHASAN Lansia&Lanjut&Usia&Lanjut! usia! menurut! UU! Nomor! 13! Tahun! 1998! adalah! seseorang! yang! telah!mencapai!usia!60!enam!puluh!tahun!ke!atas.!Berdasarkan!data!statistik!yang!dipubli-kasikan! oleh! BPS! Badan! Pusat! Statistik! Indonesia! tahun! 2019,! persentase!lansia!Indonesia!meningkat!sekitar!dua!kali!lipat!1971-2019,!yakni!menjadi!9,6!persen!25!juta-an! di! mana! lansia! perempuan! sekitar! satu! persen! lebih! banyak! dibandingkan!lansia!laki-laki!10,10!persen!banding!9,10!persen.!Sedangkan!populasi!lansia!di!dunia!pada!tahun!2017!mencapai!962!juta!menurut!data!dari!UN!United!Nation!โ!Economic!&!Social!Affairs.!!Menurut!Elizabeth!B.!Hurlock,!masa!dewasa!lanjut!Masa!Tua/Older&Adult!ialah!periode!penutup!dalam!rentang!hidup!seseorang.!Masa!ini!dimulai!dari!umur!60!tahun!sampai! akhir! hayat,! yang! ditandai! oleh! adanya! perubahan! yang! bersifat! fisik! dan!psikologis!yang!semakin!menurun.!Adapun!ciri-ciri!yang!berkaitan!dengan!penyesuai-an!pribadi! dan! sosialnya! sebagai! berikut!perubahan! yang! menyangkut! kemampuan!motorik,!kekuatan! fisik,!perubahan!dalam!fungsi!psikologis,!perubahan!dalam!sistem!saraf,!dan!penampilan.!Dalam!bukunya!Psikologi!Perkembangan,!Diane!E.!Papalia!juga!mengelompokkan!lansia,!menjadi!tiga!kelompok,!yaitu!โlansia!mudaโ!young&old!berusia!65!sampai!74!tahun,!โlansia!tuaโ!old&old!berusia!75!sampai!84!tahun,!dan!โlansia!tertuaโ!oldest&old!berusia!lebih!dari!85!tahun!ke!atas.!Pada!masa!lansia!ini,!kesehatan!fisik,!mental!dan!kognitif!mulai!menurun!dan!mengalami!kesulitan!dalam!mengelola!aktivitas!fisik!dan!berkurang!dalam!kegiatan!sosialnya!dibandingkan!pada!masa!muda.!Pada!lansia,!selain!terjadi!perubahan!dalam!fisik,!psikologis,!sosiologis!ternyata!!!United!Nations,!World+Population+Ageing+2017+Highlights,!Department+of+Economic+and+Social+Affairs,!Department.!United!Nations,!2017;!BPS,!Statistik+Penduduk+Usia+Lanjut+2019,!Badan+Pusat+Statistik,!2019,! KHARISMATA Jurnal Teologi Pantekosta, Vol 4, No 2, Januari 2022 !Copyrightยฉ 2022, KHARISMATA, ISSN 2655-8645 online 359 !juga!mengalami! perubahan!spiritualitas.! Perubahan! spiritualitas! ini! ditandai! dengan!adanya! perubahan! minat! dan! sikap! terhadap! kegiatan! keagamaan.! Hal! ini! terjadi!karena! para! lansia! melihat! banyak! teman! sebayanya! yang! sudah! meninggal! dunia!menjadikan!!mereka!termotivasi!untuk!tertarik!dan!menekuni!kegiatan!keagamaan.!!!Minat!untuk! turut! serta! dalam! aktivitas!spiritualitas! ini!menjadi! terbatas! pada!masa!pandemi!karena!mereka!menjadi!terisolasi,!tidak!dapat!mengikuti!ibadah!on-site!di! gedung! gereja.! Hal! ini! berdampak! negatif! bagi! kaum! lansia! baik! secara! spiritual!maupun! sosial! dan! menjadi! masalah! yang! cukup! serius! bagi! mereka.! Kaum! lansia!mendapat!perhatian!dari!pemerintah!dalam!masa!new& normal! ini,! karena!pada!masa!pandemi!ini,!lansia!akan!mengisolasi!diri!untuk!"waktu!yang!sangat!lama"!karena!penu-runan!kemampuan!fisik!untuk!melawan!virus!dan!besarnya!faktor!resiko!kematian!bila!terinfeksi!sangat!besar.!!Di!sisi!lain!diketahui!bahwa!isolasi!sosial!di!antara!orang!dewa-sa!yang!lebih!tua!adalah!"masalah!kesehatan!masyarakat!yang!seriusโ.!Karena!pening-katan!resiko!kardiovaskular,!autoimun,!neurokognitif,!dan!masalah!kesehatan!mental!kecemasan,!stres,!depresi!dan!perasaan!negatif!lainnya.!Kaum!lansia!yang!menghadapi!risiko!lebih!tinggi!tertular!Covid-19!menjadi!lebih!sering!tinggal!di!rumah!sehingga!besar!kemungkinan!mereka!merasa!kesepian.!Belum!lagi!minimnya!akses!untuk!berjumpa!keluarga!dan!teman.!!Isolasi!pada!kaum!lansia!ini,!yang!akan!menimbulkan!keterbatasan!dalam!aktivitas!sosial!perlu!diperhatikan!karena!kesepian!yang!dialami!dapat!menimbulkan!masalah!dalam!kecemasan,!stres!maupun!depresi.!Kesepian!adalah! perasaan!tersisihkan,! terpencil! dari!orang! lain!karena! merasa!berbeda!dengan!orang!lain,!tersisih!dari!kelompoknya,!merasa!tidak!diperhatikan!oleh!orang-orang!disekitarnya,!terisolasi!dari!lingkungan,!serta!tidak!ada!seseorang!tempat!berbagi!rasa!dan!pengalaman!Sampao,!2005.!Berdasarkan!penelitian!yang!dilaku-kan!oleh!Ulfi!BiniโMatillah!dkk!dalam!โHubungan!Spiritualitas!dengan!Kesepian!pada!Lansia!di!UPT!Pelayanan!Sosial! Tresna! Werdha!PSTWโ,!ditemukan!bahwa!semakin!tinggi!spiritualitas!maka!semakin!rendah!tingkat!kesepian.!Spiritualitas!sebagai!energi!yang! menghubungkan! masa! lanjut! usia! untuk! mengenal! dirinya! lebih! dalam! dan!merasa!terhubung!dengan!Tuhan!dan!alam!semesta!sehingga!memunculkan!perasaan!damai!dan!bahagia.!Penurunan!secara!kognitif!pada!kaum!lansia!juga!menjadi!salah!satu!hambatan!untuk!dapat!menyesuaikan!diri!dalam! perubahan,! salah! satunya! pemanfaatan! tekno-logi!online! untuk! beribadah! tidak! mudah! dipelajari! dan!dinikmati! oleh! kaum! lansia.!!Penurunan!daya!kognitif!ini!mengakibatkan!kaum!lansia!memiliki!kemampuan!belajar!yang! menurun! dibandingkan! kaum! muda.! Kaum! lansia! yang! mengalami! penurunan!!!Elvin!Paende,!Pelayanan+terhadap+jemaat+lanjut+usia+sebagai+pengembanggan+pelayanan+kategorial,!Missio!Ecclesiae,!82,!Oktober!2019,!93-115.!!Dyah!Siti!Septiningsih,!Tri!Naโimah,!โKesepian+pada+lanjut+usia+studi+tentang+bentuk,+faktor+pencetus+dan+strategi+kopingโ,+FakultasPsikologiUniversitasMuhammadiyahPurwokerto.!!Ulfi!BiniโMatillah,!Latifa!Aini!Susumaningrum,!Muhamad!Zulfatul!Aโla,!Hubungan!Spiritualitas!dengan!Kesepian!pada!Lansia!di!UPT!Pelayanan!Sosial!Tresna!Werdha!PSTW,!e-Jurnal!Pustaka!Kesehatan,! L. Danita, M. E. Yanti Kajian tentang Ibadah Online bagi Kaum Lansiaโฆ !Copyrightยฉ 2022, KHARISMATA, ISSN 2655-8645 online 360 kemampuan!kognitif!ini!dapat!!pula!mengalami!kecemasan!literasi!dalam!penggunaan!sumber!daya!digital.!!Kecemasan!literasi!yang!dimaksud!adalah!sulitnya!memahami!istilah-istilah! yang! digunakan! dalam! penggunaan! perangkat! atau! program! aplikasi!untuk!mengikuti!pada!ibadah!online.!Ibadah&Kata! ibadah! dalam! bahasa! Inggris! โworshipโ! berasal! dari! istilah! Anglo-Saxon!โweorthscipeโ! โ! โworthโ! dan! โshipโ! โ! berarti! seseorang! yang! layak! untuk! menerima!pujian! dan! hormat.! Saat! kita! beribadah,! kita! sedang! memproklamirkan! kelayakan!Allah.! ! Kata! Ibrani! dalam! Perjanjian! Lama! yang! diterjemahkan! โworshipโ! adalah!โshachahโ,! yang! berarti! sujud! menyembah,! artinya! sikap! hormat,! dan! merendahkan!diri!dari! tubuh! maupun! pikiran! seseorang.! Kata! Yunani! dalam!Perjanjian! Baru! yang!sering! diterjemahkan! sebagai! ibadah! adalah! โproskuneoโ! yang! artinya!secara! literal!adalah! โmencium! tanganโ! atau! โmerendahkan! diriโ! terhadap! orang! lain! karena!hormat.!Ibadah! merupakan! hal! yang! prinsip! dalam! kehidupan! orang! Kristen.! Ibadah!merupakan!ungkapan!iman!orang!percaya!dalam!bentuk!ritual!dan!liturgi.!!Namun!iba-dah!juga!dapat!diekspresikan!dalam!banyak!hal.!!Setidaknya!Alkitab!banyak!menga-jarkan!tentang! bagaimana!seharusnya! ibadah!dilakukan,! selain!kegiatan! liturgi!yang!ada!di!dalam!sebuah!gedung!gereja.!!Contohnya!seperti!apa!yang!disebut!oleh!Roma!121,! tentang! ibadah! yang! sejati.! Pengertian! ibadah! sejati! ini! harus! dimaknai! dalam!kehidupan!orang!percaya!secara!komprehensif,!di!mana!setiap!tindakan!orang!percaya!merupakan!bentuk!ibadah!kepada!Allah.!Menurut!Calvin,!ibadah!adalah!satu! kesatuan! dengan! pokok-pokok!ajaran!yang!mendasar!dan!melalui!ibadah!ajaran!itu!disampaikan!kepada!umat.!Apa!yang!diyakini!Gereja! mengenai! imannya! harus! bisa! diungkapkan! kepada! jemaat! dalam! kegiatan!ibadah.!!Ajaran!Calvin!bahwa!ibadah!itu!adalah!bekerja!laborare&est&orare!membuat!manusia!harus!mempertanggung-!jawabkan!segala!sesuatu!yang!telah!diberikan!Allah!atau!dalam!kata!lain!manusia!bekerja!keras!untuk!memuliakan!Allah.!Makna!ibadah!adalah!berbicara!mengenai!pengalaman!perjumpaan!dengan!Allah.!!Persekutuan,! pertemuan,! perjumpaan! secara! sadar! dengan! Allah! melalui! Anak-Nya,!Yesus! Kristus! sangat! menggetarkan! hati,! dan! mampu! mengubahkan! seseorang! dari!dalam.!Mengalami!kehadiran!Allah!dalam!ibadah,!memahami!betapa!besar!kasih!Allah,!semakin!mengenal! siapakah! Allah,!merupakan! saat-saat! yang!sangat! berarti.! Ibadah!bukan!sekedar!mendengarkan!pengkhotbah!atau!menyanyikan!lagu-lagu!rohani,!tetapi!!!Seyyed!Mohammad!Hossein!Javadi!and!Nasim!Nateghi,!โCoronavirus!and!Its!Psychological!Effects!on!Elderly!Population,โ!Disaster+Medicine+and+Public+Health+Preparedness!2020!1โ2.!!Debora!Nugrahenny!Christimoty,!โTeologi!Ibadah!dan!Kualitas!Penyelenggaraaan!Ibadah!Sebuah!Pengantarโ,!PASCA!Jurnal+Teologi+dan+Pendidikan+Agama+Kristen,!Volume!15,!Nomor!1,!April!2019.!!Sabariah!Zega,!โRefleksi!Teologis!tentang!Makna!Ibadah!yang!Sejatiโ,!Voice!of!HAMI!Jurnal!Teologi!dan!Pendidikan!Agama!Kristen!Volume!3,!No!1,!Agustus!2020!28-38.!!Susanto!Dwiraharjo,!โKonstruksi!Teologis!Gereja!Digital!Sebuah!Refleksi!Biblis!Ibadah!Online!Di!Masa!Pandemi!Covid-19,โ!EPIGRAPHE+Jurnal+Teologi+dan+Pelayanan+Kristiani+4,!no.!1!2020!1โ17.!!!Ibid.! KHARISMATA Jurnal Teologi Pantekosta, Vol 4, No 2, Januari 2022 !Copyrightยฉ 2022, KHARISMATA, ISSN 2655-8645 online 361 !suatu!pengalaman!perjumpaan!dengan!Kristus.!!Ibadah! adalah! persekutuan! bersama! dengan! Allah! dan! persekutuan! bersama!dengan!orang!percaya.!!Bersama!dengan!Allah,!berarti!melakukan!ibadah!bukan!untuk!menyenangkan! hati! manusia! melainkan! untuk! menyenangkan! hati! Tuhan,! sebab!ibadah! itu! untuk! memuji! dan! memuliakan! nama-Nya.! Seperti! yang! di! katakan! John!Stott! bahwa,! ibadah! yang! menyukakan! Allah! adalah! yang! batiniah! bukan! lahiriah,!pujian!dari!hati!bukan!sekadar!dari!bibir,!dan!yang!spiritual!bukan!yang!seremonial.!!Menurut!John!Stott,!Ibadah!sejati!adalah!ibadah! jemaat! kolektif!,!seperti!yang!dika-takan!dalam!Ibrani!1025โJanganlah!kita!menjauhkan!diri!dari!pertemuan-pertemuan!ibadah!kita,! seperti!dibiasakan!oleh!beberapa!orang,!tetapi!marilah!kita!saling!mena-sihati,!dan!semakin!giat!melakukannya!menjelang!hari!Tuhan!yang!mendekatโ.!!Perse-kutuan!bersama!dengan!orang-orang!percaya!merupakan!kumpulan!umat!Allah!yang!hidup!dalam! kekudusan,! suci,! takut!akan!Tuhan,!mengasihi!sesama!dan!yang!disebut!umat! pilihan.! Persekutuan! orang-orang! percaya! merupakan! sebuah! pengaruh! besar!bagi!lingkungan!di!mana!umat!itu!berada,!sebab!persekutuan!itu!adalah!sebuah!kegia-tan!untuk!menyembah!Tuhan!dan!beribadah.!Tujuan!beribadah!adalah!untuk!memuliakan!Tuhan! yang! kudus!dan!kehidupan!yang! diubahkan! melalui! kebenaran! Firman! Allah! yang! disampaikan.! Ibadah!sebagai!salah!satu!penunjang!dari!spiritualitas,!bagi!kaum!lansia!juga!merupakan!sarana!yang!penting!dalam! mewujudkan! sikap! positif! terhadap! kehidupan.! ! Dari! penelitian! yang!dilakukan! Joanna! Malone! dan! Anna! Dadswell!di! Inggris,! menunjukkan! di! mana!agama,!spiritualitas! dan/atau! kepercayaan!memanifestasikan! dirinya! dalam!kehidu-pan!sehari-hari! para!lansia! dan!mempengaruhi! pengalaman!mereka! menua!menjadi!lebih!positif.!!Hasil!penelitian!itu!menyoroti!pentingnya!agama,!spiritualitas!dan/atau!kepercayaan! yang! terus! berlanjut! walaupun! sifat! agama! berubah;! sifat! pribadi! dan!interpersonal!dari!agama,!spiritualitas!dan/atau!kepercayaan!untuk!kaum!lansia!tua;!pengaruh!positif!yang!dimilikinya!sebagai!sumber!kekuatan,!kenyamanan!dan!harapan!pada!saat!dibutuhkan;!rasa!kebersamaan!dalam!komunitas!yang!dapat!diberikan!pada!saat!meningkatnya!risiko!kesepian!dan!isolasi!sosial;!dan!kemungkinan!untuk!mema-sukkan! agama,! spiritualitas! dan/atau! kepercayaan! ke! dalam! pendekatan! yang! lebih!holistik!terhadap!kesehatan,!kesejahteraan,!dan!kehidupan!lansia.!Ibadah&Online& &Kehadiran!di!Gereja!adalah!salah!satu!dasar!kehidupan!spiritual!yang!terkait!de-ngan! penyembahan,! persekutuan,! pemuridan,! pelayanan,! dan! misi! Warren,! 1995!dalam!Bryson,!Andres!&!Davies,!2020.!!Kata!gereja!memiliki!banyak!arti,! yaitu! ge-!!Ibid.!!John!Stott.!Khotbah+di+Bukit.+Jawa!Timur!Literatur!Perkantas,!2014,!172.!!!John,!Stott.!The+Living+Church.+Jakarta!BPK!Gunung!Mulia,!2016,!23.!!Sabariah!Zega,!โRefleksi!Teologis!tentang!Makna!Ibadah!yang!Sejatiโ,!Voice!of!HAMIJurnal!Teologi!dan!Pendidikan!Agama!Kristen!Volume!3,!No!1,!Agustus!2020!28-38.!!The!Role!of!Religion,!Spirituality!and/or!Belief!in!Positive!Ageing!for!Older!Adults!!!John!R.!Bryson,!Lauren!Andres,!and!Andrew!Davies,!โCOVID-19,!Virtual!Church!Services!and!a!New!Temporary!Geography!of!Home,โ!Tijdschrift+voor+Economische+en+Sociale+Geografie!111,!no.!3!2020!360โ372,! L. Danita, M. E. Yanti Kajian tentang Ibadah Online bagi Kaum Lansiaโฆ !Copyrightยฉ 2022, KHARISMATA, ISSN 2655-8645 online 362 dung,!institusi,!dan!jemaat.!Penutupan!gedung!gereja!mencegah!jemaat!untuk!terlibat!kebersamaan! ibadah,! pelayanan! pastoral! dan! kegiatan! kongregasi! lainnya! melalui!kehadiran!bersama!di!tempat!ibadah!yang!sama.!!COVID-19! mendorong! kegiatan! ibadah! di! gereja,! berubah! menjadi! ibadah! di!rumah! yang! terhubung! untuk! berbagi! dalam! ibadah! bersama.! ! Kegiatan! ibadah! ini,!sering! dinamai! ibadah& online!atau! virtual! yang! terputus! dari! gedung! gereja,! para!penyembah! hadir! bersama! dalam! pengalaman,! dan! pada! waktunya,! namun! tidak!secara!bersama-sama! hadir!dalam!satu!tempat.!Munculnya!berbagai!teknologi!media!yang! terjadi! pada! masa! kini,! yang! turut! mempengaruhi! cara! berkomunikasi! sehari-hari,!menjadi!jalan!keluar!yang!memadai!pada!masa!pandemi!untuk!digunakan!dalam!peribadahan.! Perubahan! teknologi! media! digital! menimbulkan! budaya! konvergen,!yang! juga! mempengaruhi! ibadah! gereja! terutama! bagi! kaum! lansia! yang! selama! ini!tidak!tersentuh!perubahan!ini!secara!signifikan!sebelum!masa!pandemi.!Menurut! penelitian! di! USA,! terkait! dengan! pola! perubahan! dalam! komunikasi,!volume! layanan! gereja! online! terus! meningkat! Estes,! 2009;! Hutchings,! 2007! dalam!Russell,!2016.!Studi!ini!meneliti! pengalaman! gereja! virtual,! yang! berkaitan! dengan!orang!tua!yang!memilih!untuk!bergabung!dengan!layanan!gereja!telekonferensi!virtual,!untuk! mengeksplorasi! dampak! dari! model! perubahan! akses! kehadiran! di! gereja!tradisional!kehadiran!fisik!di!tempat!ibadah.!!Kemajuan! teknologi! di! dunia! barat! yang! lebih! dini! dibandingkan! di! Indonesia,!sudah!menjadi!hal!yang!lumrah!dalam!kegiatan!ibadah!online&bagi!kaum!lansianya.!!Dan!menjadi!suatu!keuntungan!bagi!mereka!yang!mengalami!kesulitan!dalam!hal!mobilitas,!misalnya! sakit,! kelemahan! fisik,! atau! perjalanan! ke! gereja! yang! beresiko,! di! mana!pengalaman!spiritual!melalui!ibadah!online!sangat!penting!untuk!kesejahteraan!mere-ka!Arcury,!Quandt,! McDonald,! &!Bell,!2000! dalam! Russell,!2016.!Pengaruh!positif!dari! penggunaan! teknologi! untuk! menciptakan! dunia! virtual! menjadikan! komunitas!virtual! pun! mulai! berkembang,! termasuk! komunitas! ibadah! online.! Inovatif! dengan!penggunaan!teknologi,!selalu!diusahakan!agar!ibadah!online&dapat! memengaruhi! pe-ngalaman!spiritual! virtual.!Penelitian! yang! dilakukan! oleh! Pew! Internet! &!American!Life!Project!menunjukkan!bahwa!83%!dari!mereka!yang!menanggapi!survei!mengata-kan! bahwa! penggunaan! Internet! telah! membantu! kehidupan! jemaat! Internet! &!Project,!2000!dalam!Kaburuan,!Cheng!&!Jeng,!2011.!!Dalam!masa! pandemi!ini,! layanan! ibadah! online! menjadi! alternatif! yang!paling!diutamakan!oleh!gereja-gereja!di!Indonesia,!untuk!menjangkau!jemaatnya!untuk!dapat!tetap!beribadah.!!Dan!menurut!BRC!Bilangan!Research!Center,!melalui!hasil!temuan!!!Sonia!L.!Russell,!โEffects!of!a!Virtual!Church!on!the!Perceived!Spiritual!Well-Being!of!the!Elderly!A!Qualitative!Study!of!Participants!in!a!Virtual!Religious!Communityโ!St.!John!Fisher!College,!2016,! KHARISMATA Jurnal Teologi Pantekosta, Vol 4, No 2, Januari 2022 !Copyrightยฉ 2022, KHARISMATA, ISSN 2655-8645 online 363 !survei! nasional!di! Indonesia,! mengenai! Pelayanan! dan! Dinamika! Gereja! Selama!Pandemi!Covid-19,!untuk!data!bulan!April!dan!Mei!2020,!menemukan!bahwa!- Gereja! di! Indonesia! tidak! siap! menghadapi! pandemi! COVID-19,! tetapi!beradaptasi! dengan! cepat! selama! 3! bulan! pandemi! COVID-19! terjadi!kenaikan! jumlah! viewer!ibadah! online! bulan! Mei! 2020! dibandingkan! bulan!April!2020.!- Kecepatan!Proses! Digitalisasi! Pelayanan! Jabodetabek! dan! Jawa!lebih! cepat!dibandingkan! di! luar! Jawa;! Gereja! Besar,! Gereja! Aliran! Pantekosta! atau!Kharismatik!lebih!cepat!daripada!Gereja!aliran!Mainstream!&!Injili.!- Menurut!Hamba!Tuhan,!tingkat!spiritualitas!jemaat!selama! pandemi!COVID-19! mengalami! kenaikan,! sama! saja,! mengalami!penurunan!dan! Ada! hubungan! antara! spiritualitas! dengan! kesiapan! gereja! melakukan!digitalisasi!pelayanan.!- Gereja!yang! memiliki! jumlah!persentase! anak! muda! yang! lebih! besar,! akan!cenderung! memiliki! komisi! digital! serta! peningkatan! aset! digital! selama!pandemi!COVID-19.!- Dengan!melakukan!pengukuran!digital!mindset!dan!perilaku!digital!terbentuk!empat!4!segmen!Hamba!Tuhan!beserta!besaran!setiap!segmennya.!!Keempat!segmen! tersebut! adalah,! Ignorant! Reactive! Climber! Jumlah!anggota!jemaat! yang! ikut!ibadah! online!di! gerejanya!atau!sinodenya!sendiri! cenderung! lebih! sedikit! dari! jumlah! kehadiran! sebelum! pandemi!COVID-19.! ! Gereja! kecil! ternyata! memiliki! persentase! kehadiran! anggota!jemaat!pada!ibadah!online!yang!lebih!tinggi!daripada!gereja!besar.!!Hasil!dari!penelitian!BRC!ini!menggambarkan!bahwa!kemampuan!gereja!untuk!mengantisipasi! dan! berinovasi! dalam! penggunaan! teknologi! digital! akan! sangat!membantu!pelayanan!gereja!pada!masa!pandemi!ini.!!!Dukungan!dari!tim!digital,!hamba!Tuhan,! penatua! maupun! aktivis! yang! saling! berkolaborasi! tentunya! membawa!pelayanan! gereja! lebih! efektif! dan! mencapai! pertumbuhan! spiritualitas! jemaat! yang!lebih!baik.!! Gereja! dapat! memanfaatkan! tekonologi! untuk! meningkatkan! spiritualitas!jemaat,!dengan!membuat!strategi!pelayanan!offline&to&online!dengan!bantuan!sumber!daya! manusia,! terutama! anak-anak! muda! yang! lebih! lekat! dengan! penggunaan!teknologi!sehari-hari.!!Selain!itu!pelatihan!kepada!hamba!Tuhan!dalam!hal!peningkatan!skill!digital!untuk!meningkatkan!penggembalaan.!!Gereja!mengevaluasi!hal-hal!esensial!untuk!meningkatkan!spiritualitas!jemaat,!diantaranya!adalah!peningkatan!pelayanan!keluarga,!terlebih!bagi!kaum!lansia.!!!Bilangan!Research!Center,+Pelayanan+dan+Dinamika+Gereja+Selama+Pandemi+Covid-19,!seminar!online!zoominar.! !Bilangan!Research!Center,+Pelayanan+dan+Dinamika+Gereja+Selama+Pandemi+Covid-19,! L. Danita, M. E. Yanti Kajian tentang Ibadah Online bagi Kaum Lansiaโฆ !Copyrightยฉ 2022, KHARISMATA, ISSN 2655-8645 online 364 !Tinjauan&Ibadah&Online&bagi&Lansia&di&Masa&Pandemi&New&Normal&Dalam! masa! pandemi! COVID-19,! ketahanan! iman! dalam! meningkatkan! persis-tensi! dan! eksistensinya! dalam! memperjuangkan! iman! di! tengah! realitas! sosial! yang!ada,!tetap!dibutuhkan.!!Dengan!situasi!bagaimanapun,!Gereja!tetap!menjaga!pelayanan!tetap! berjalan! demi! kelanjutan! spiritualitas! jemaat,! khususnya! dalam! era! pandemi!korona! oleh! Hasahatan! Hutahaean! dkk,!dengan!metode!penelitian! fenomenologi,! pendekatan! kualitatif,! pada! tahun! 2020!dengan! seratus!responden! dari! empat! jemaat! gereja! yang! mengadakan! ibadah! di! rumah.! Dalam!penelitian!ini! dapat! disimpulkan!bahwa!pengiriman!ibadah!melalui!berbagai!aplikasi!ibadah!online!menjadi!cara!untuk!memudahkan!umat!dalam!menjalin!persekutuan!di!dalam!Kristus!yang!selama!masa!pandemi!ini!mendapat!halangan!dalam!beribadah!on-site!di!Gereja.!!Meskipun!situasi!ini!tidak!memberi!ruang!gerak!yang!bebas!dalam!beri-badah!karena!mobilitas!dan!pertemuan-pertemuan!dibatasi,!namun!dalam!kehidupan!imannya!tidak!terganggu!secara!langsung.!Diskontinuitas!pandemi!dengan!spiritualitas!tergambar!dengan! jelas!dari! hasil! penelitian.!Melalui!ibadah! online& di& rumah,! masa!pandemi!tidak!menjadi!penghalang!dalam!pertumbuhan!spiritualitas!jemaat.!Bagi! lansia,! aktivitas! yang! menyangkut! hal! spiritualitas! adalah! sangat! penting!dan! larangan! untuk! beribadah! on-site! menjadi! hambatan! untuk! berkegiatan! sosial!dengan! sesama! jemaat! maupun! beribadah! mempertahankan! kehidupan! rohaninya.!!Untuk!itulah!ibadah!online&!menjadi!sangat!penting!dan!menjadi!jalan!keluar!terutama!bagi!kaum!lansia!yang!memiliki!keterbatasan!mobilitas!pada!saat!pandemi!ini.!Dengan!demikian,!keuntungan!dari!teknologi!digital!melalui!sosial!media!sebaiknya!dimanfa-atkan! setinggi-tingginya! untuk! membangun! sebuah! hubungan! dan! yang! lebih! luas!adalah!jaringan;!intinya!sosial!media!digunakan!untuk!menghubungkan!seorang!akan!yang! lain.!Tidak! luput! pula! dalam! masa! pandemi! New& Normal& ini,! kaum! lansia!โterpaksaโ! menggunakan! teknologi! ini! untuk! melakukan! kegiatan! ibadahnya! secara!online.! ! Di! Indonesia,! penggunaan! ibadah! online! bagi! lansia! merupakan! hal! baru,!sehingga!pada!masa!pandemi!ini! ada! jarak!waktu!penyesuaian!yang!cukup! sulit!bagi!kaum!lansia!untuk!melakukan!ibadah!online!dari!tempat!tinggalnya.!Merekalah!yang! paling!merindukan! untuk! kembali! beribadah! di! gedung! gereja!dan!merasakan!ibadah!maupun!persekutuan!secara!fisik.!!Dan!selama!masa!pembata-san!ibadah! di! ruang! gereja! inilah! yang! merupakan! masa-masa! yang! sulit! bagi! kaum!!!Hasahatan!Hutahaean,!Bonnarty!Steven!Silalahi,!and!Linda!Zenita!Simanjuntak,!โSpiritualitas!Pandemi!Tinjauan!Fenomenologi!Ibadah!Di!Rumah,โ!Evangelikal+Jurnal+Teologi+Injili+dan+Pembinaan+Warga+Jemaat!4,!no.!2!2020!235โ250,! KHARISMATA Jurnal Teologi Pantekosta, Vol 4, No 2, Januari 2022 !Copyrightยฉ 2022, KHARISMATA, ISSN 2655-8645 online 365 !lansia.!Hal!ini!terutama!dalam!menggunakan!perangkat!gawai!maupun!TV!pintar!untuk!mengikuti! live& streaming& atau! Ibadah! online! yang! menggunakan! teknologi! internet!maupun!program!aplikasi!telekomunikasi!audio!dan!visual.!Perubahan!media!tekno-logi! yang! terjadi! mendorong! adaptasi! dalam! kepiawaian! menggunakannya,! tidak!terlepas! juga! bagi! kaum! lansia! pada! saat! ini.! Lansia! menjadi! kelompok! yang! rawan!tereksklusifkan! dari! aktivitas! penggunaan! internet! secara! umum! dan! media! sosial!secara!khusus!karena!generasi!ini!tumbuh!jauh!sebelum!teknologi!itu!ditemukan.!Hambatan!bagi!lansia!untuk!menggunakan!media!sosial!terungkap!dalam!pene-litian!yang!dilakukan!Lee,!Chen,!dan!Hewitt!2011,!h.!1234-1235!terhadap!243!lansia!di! Ohio,! mengungkapkan! empat! dimensi! yang! menghambat! penggunaan! teknologi!internet! di! kalangan! lansia,! yakni! dimensi! intrapersonal,! fungsional,! struktural,! dan!interpersonal.!Dimensi!intrapersonal!menyangkut!hal-hal!psikologis,!seperti!motivasi,!kecemasan,! ketakutan,! dan! persepsi! bahwa! internet! hanya! menyediakan! kegiatan!hiburan!bagi!anak!muda.!!Dimensi!fungsional!yakni!kondisi!fisik,!seperti!penglihatan!menurun,! menderita! penyakit! arthritis,! dan! berbagai! keterbatasan! fisik! lain! yang!berkaitan! dengan! faktor! internal! lansia.! Sementara! itu,! contoh! dimensi! struktural!adalah!ketidakmampuan!finansial!untuk!mengakses!biaya!internet.!Sedangkan!dimensi!interpersonal!yaitu!tidak!adanya!dukungan!dari!lingkungan!sekitar!dan!hal!lain!di!luar!dirinya!yang!menimbulkan!hambatan!bagi!lansia!untuk!mengakses!internet.!Dalam!penelitian!yang!dilakukan!Friemel!2014,!h.!313,!mengenai!faktor-faktor!yang!mendorong! lansia!mempelajari! internet!pada! 1105!responden! di!Swiss! menje-laskan! bahwa! faktor! konteks! sosial! dan! faktor! individual! memiliki! peran! signifikan!dalam!mendorong!lansia!menggunakan!teknologi!ini.!Konteks!sosial!berarti!dukungan!dan!semangat!yang!diberikan!orang!lain!pada!lansia!yang!berada!di!suatu!lingkungan!sosial!tertentu!untuk!menggunakan!internet,!sedangkan!faktor!individual!merupakan!pandangan! yang! menjelaskan! bahwa! media! ini! merupakan! kebutuhan,! sehingga!motivasi!diri!membuat!lansia!rela!mempelajari!media!ini!secara!otodidak.!Untuk!itu!agar! para! lansia! dapat! turut! serta! menikmati! dan! merasakan! ibadah! online!dengan!baik,! harus! didukung! dengan! bantuan! dari! sekeliling! baik! dari! keluarga! terdekat!maupun!rekan-rekan! jemaat! gereja!yang! lebih! muda! atau! sebaya.!Dengan!membe-rikan!pendampingan! dan! pelatihan! sederhana,! sehingga! lansia! termotivasi!dan! mau!belajar!serta! mampu!untuk! melakukan!langkah-langkah! penggunaan!dawai! maupun!TV!untuk!mengikuti!ibadah!online.!Hal-hal! yang! berkenaan! dengan! peningkatan! kemampuan! para! lansia! dalam!mengikuti!ibadah! online! haruslah! menjadi! perhatian!gereja-gereja,! sehingga! mereka!dapat!turut!terlibat!dan!menikmati!persekutuan!dengan!jemaat!lain,!baik!dalam!ibadah&!!Rizqi!Ganis!Ashari,!โMemahami!Hambatan!dan!Cara!Lansia!Mempelajari!Media!Sosialโ,!Jurnal+Ilmu+Komunikasi!15,!NOMOR!2,!Desember!2018!155-170.!!Ibid.!!Ibid.!!Bei!Wu,!โSocial!Isolation!and!Loneliness!among!Older!Adults!in!the!Context!of!COVID-19!A!Global!Challenge,โ!Global+Health+Research+and+Policy!5,!no.!27!2020,! L. Danita, M. E. Yanti Kajian tentang Ibadah Online bagi Kaum Lansiaโฆ !Copyrightยฉ 2022, KHARISMATA, ISSN 2655-8645 online 366 online!maupun!penggunaan!aplikasi!lain!yang!memungkinkan!mereka!berinteraksi!di!dalamnya.!!KESIMPULAN Tuntutan! ibadah! online!ini! bukan! sebuah! pilihan,! tetapi! keniscayaan.! Gereja!harus!berubah!seiring!dengan!perubahan!yang!terjadi!yang!pada!saat!ini!dikarenakan!pandemi!COVID-19.!Secara!umum!ada!hubungan!antara!spiritualitas!dengan!kesiapan!gereja! melakukan! digitalisasi! pelayanan! pada! masa! pandemi! COVID-19,! termasuk!dalam! pelayanan! ibadah! online.! Di! mana! gereja! yang! mengadakan! ibadah! online&membantu!mempertahankan!atau!meningkatkan!spiritualitas!jemaat!di!dalam!perse-kutuannya! untuk! memuji! dan! memuliakan! Tuhan.! Kaum! lansia! selalu! mengalami!kesulitan! terbesar! untuk! memupuk! motivasi! mempelajari! media! baru! yang! akan!digunakan!dan!mereka!selalu!merasakan!kecemasan!ataupun!kurang!motivasi.!!Gereja!perlu! mendorong! dilakukannya! program! pengenalan! dan! penggunaan! teknologi! ini!kepada!para!lansia,!agar!mereka!dapat!mengikuti!ibadah!online!dan!pelayanan!lainnya.!!Kebutuhan! kaum! lansia! dalam! hal! spiritualitas! tentu! sangat! penting! terutama! pada!masa!pandemi!yang!terisolasi!dan!mengalami!hambatan!untuk!bermobilitas.!Pendam-pingan! dan! pelatihan! yang! sederhana! perlu! dipikirkan! dan! dikembangkan! menjadi!salah! satu! cara! yang! memungkinkan!bagi! para! lansia! untuk! dapat! menguasai! gawai!sebagai!sarana!beribadah!online.! ! Sehingga!para!lansia!tidak!terisolasi!dan!berada! di!luar!persekutuan!maupun!pelayanan!gereja!selama!masa!pandemi!ini.!!!Setelah!kaum!lansia!menerima!vaksin!Covid-19,!apakah!gereja!akan!tetap!menga-dakan!ibadah!online!dan!mengijinkan!kaum!lansia!untuk!turut!serta!dalam!ibadah!on-site,!perlu!dikaji! ulang! secara!situasional! karena! varian!dari!virus! Covid-19! bermun-culan!lebih!cepat!dan!lebih!berbahaya!daya!penularannya.!REFERENSI Afandi,!Yahya.!โGereja!Dan!Pengaruh!Teknologi!Informasi!Digital!Ecclesiology.โโ!FIDEI&Jurnal&Teologi&Sistematika&dan&Praktika!1,!no.!2!2018!270โ283.!BPS.!Statistik&Penduduk&Usia&Lanjut&2019.!Badan&Pusat&Statistik,!2019.! KHARISMATA Jurnal Teologi Pantekosta, Vol 4, No 2, Januari 2022 !Copyrightยฉ 2022, KHARISMATA, ISSN 2655-8645 online 367 !Faricha!Maulidya!dkk,!Periodesasi!Perkembangan!Dewasa,! ResearchGate has not been able to resolve any citations for this PaendeLanjut usia adalah mereka yang rata-rata telah memasuki usia 60 tahun ke atas. Dalam usia seperti ini setiap orang mengalami perubahan-perubahan yang mengarah pada kemunduran-kemunduran, baik dari segi fisik maupun rohani. Perubahan fisik akan mempengaruhi segi psikologis, sosiologis, dan pneumatologis para lanjut usia, sehingga mereka akan mengalami perasaan rendah diri karena merasa tidak mampu dan tidak berguna tersebut akan membuat mereka menutup diri, akibatnya mereka merasa kesepian. Masalah ini akan terasa lebih berat lagi oleh karena memang para lanjut usia akan ditinggalkan oleh anak-anak yang telah terpencar ke berbagai tempat untuk membangun rumah tangga sendiri sidron โsarang kosongโ. Dalam keadaan demikian para lanjut usia cenderung untuk berdiam diri di rumah saja, suatu kondisi yang menjadi penyebab timbulnya masalah baru bagi para lanjut usia. Mereka akan menjadi asing bagi linkungan dan dilupakan orang, akibatnya mereka tertolak dan kehilangan harga diri. Oleh karena itu pelayanan gereja terhadap para lanjut usia haruslah ditempatkan sebagai satu pelayanan kategorial dan serius ditangani oleh pekerja dan hamba Tuhan khusus yang sungguh memahami persoalan atau permasalahan lanjut kategorial tersebut akan membuat gereja terikat secara moril pada penanganan yang serius dan bertanggung jawab terhadap para lanjut usia yang menjadi anggota jemaat. Itu berarti pelayanan kategorial akhirnya memberikan keseimbangan dalam perhatian dan aksi penatalayanan dalam seluruh gerak pelayanan gereja. Bei WuWe are experiencing a historical moment with an unprecedented challenge of the COVID-19 global pandemic. The outbreak of COVID-19 will have a long-term and profound impact on older adultsโ health and well-being. Social isolation and loneliness are likely to be one of the most affected health outcomes. Social isolation and loneliness are major risk factors that have been linked with poor physical and mental health status. This paper discusses several approaches that may address the issues of social isolation and loneliness. These approaches include promoting social connection as public health messaging, mobilizing the resources from family members, community-based networks and resources, developing innovative technology-based interventions to improve social connections, and engaging the health care system to begin the process of developing methods to identify social isolation and loneliness in health care settings. Rizqi Ganis AshariThis article aims to understand the various barriers and experiences of elderlies in learning how to use social media as part of their lives. For that purposes, an in-depth interview was conducted through qualitative method with phenomenology approach on two senior informants in Semarang area. The results of the study indicate the elderly are experiencing 1 intrapersonal, 2 structural and 3 functional barriers. Intrapersonal barriers are overcome by social factors, whereas structural and functional obstacles are overcome by individual factors. It is also found that the overall elderlyโs effort to adopt social media emerged out of necessity..The COVIDโ19 pandemic and subsequent lockdown measures implemented by the United Kingdom government from 23 March 2020 led to unprecedented adaptations from individuals and communities including places of worship, their clergy and congregations. This paper through a multiโdisciplinary dialogue between human geography and theology explores the interrelations between place, space and the spiritual. It identifies the bricolage mechanisms that were developed rapidly by churches to shift towards providing virtual church services. This was an uncommon practice by Christian denominations in the UK. COVIDโ19 changed the rules requiring new practices to emerge resulting in a new form of infrasecular space to emerge. Such rapid transformations through the provision of online services and virtual embeddedness blurred the lines between sacred and secular spaces. During virtual services, the ministerโs home is temporally linked to the homes of congregants forming an intersacred space. Homes and spaces within homes are transformed into temporary sacred Nugrahenny ChristimotyOrang-orang Kristen percaya bahwa ibadah kepada Allah adalah penting dan perlu bagi kehidupan bergereja. Namun Dalam kenyataannya ibadah seringkali dilaksanakan secara kurang serius, baik secara sadar ataupun tidak. Nilai dari ibadah Kristen yang telah diakui sangat penting, pada saat ini telah mengalami penurunan. Hal tersebut terlihat dari ketidakseriusan dalam perencanaan penyelenggaraan ibadah, misalnya tidak ada latihan sebelumnya, pelayan ibadah tidak serius mempersiapkan diri, tata ibadah tidak disiapkan sesuai tema. Kemungkinan besar hal ini terjadi karena jemaat atau pemimpin gereja tidak memahami tentang teologi ibadah dan kualitas penyelenggaraan ibadah. Teologi ibadah Kristen adalah refleksi sistematis dari ajaran Alkitab mengenai ibadah, tentang berbagai macam bentuk ibadah, motivasi dan tujuan beribadah. Sedangkan kualitas penyelenggaraan ibadah dapat dinilai dari perencanaan ibadah, persiapan ibadah, relevansi ibadah, serta berbagai aspek yang berkaitan dengan ibadah. Setiap pemimpin ibadah Kristen perlu memahami apa yang diajarkan oleh Alkitab tentang ibadah sehingga dapat menyelenggarakan ibadah yang berkualitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberi gambaran tentang teologi ibadah dan kualitas penyelenggaraan ibadah. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif menggunakan metode penelitian Penduduk Usia LanjutBPS. Statistik Penduduk Usia Lanjut 2019. Badan Pusat Statistik, 2019. Tetapkan COVID-19 Sebagai Pandemi, Apa Maksudnya?Yudah EkaSaputraEka Yudah Saputra. "WHO Tetapkan COVID-19 Sebagai Pandemi, Apa Maksudnya?" Kegiatan Di Rumah Ibadah Pada Masa Normal BaruFajar WhWH, Fajar. "Panduan Kegiatan Di Rumah Ibadah Pada Masa Normal Baru." Portal Information Indonesia.
Itukarena amalan yang dilakukan akan dibalas berkali-kali lipat. Amalan dan ibadah yang tidak boleh dilewatkan selama Ramadan selain melakukan puasa. Pertama, adalah salat tarawih dan witir. "Salah tarawih adalah ibadah sunah yang dikerjakan hanya pada bulan Ramadan. Jika salat tarawih akan berakhir, maka salat witir bisa segera dilaksanakan.
Lansia atau kepanjangan dari lanjut usia merupakan penanda bahwasannya usia yang dimiliki oleh orang tersebut secara nilai atau kuantitasnya semakin banyak akan tetapi secara kalkulasi kualitas hidup sebenarnya semakin sedikit kaitannya dengan penurunan fungsi orgam tubuh. Alasan kenapa seorang pada masa lansia harus memperbanyak amalan ibadah karena apabila dikaji dari alasan kualitas maka semakin menurunnya organ fungsi tubuh maka kematian juga semakin dekat oleh karena itu untuk menghadapi hal tersebut dianjurkan seseorang yang lanjut usia dalam masa hidupnya hendaknya lebih memperbanyak amalan ibadah sebagai bekal yang akan diperhitungkan di akhirat dibandingkan memikirkan hal duniawi yang tidak akan dibawa sebagai amal perbuatan yang diperhitungkan di akhirat selama merupakan makhluk ciptaan Allah SWT yang sudah ditentukan takdirnya mulai dari jaman di dalam rahim sampai kematiaannya. Oleh karena itu sebagai makhluk yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT maka di dalam hidup kita harus berusaha senantiasa melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi sesama manusia khususnya untuk kebaikan. Selain kegiatan yang bermanfaat, tentunya kita tidak lupa akan ibadah kepada Allah SWT. Semakin matang usia seseorang atau sebutannya lansia lanjut usia, maka nilai umur akan semakin bertambah secara angka kuantitasnya akan tetapi apabila dikaji dari kualitas maka usia seseorang yang bertambah sebenarnya kualitas hidupnya semakin menurun. Hal itu dapat terlihat dari derajat kebugaran fisik, kesehatan organ tubuh yang notabene tidak akan sama pada saat masih usia masih muda. Saat usia masih muda, mungkin seseorang bisa mengkonsumsi makanan yang banyak selama 1 hari bisa sampai 5 kali. Akan tetapi menjelang usia lanjut, jumlah konsumsi makanan akan semakin menurun karena organ lambung dan metabolisme makanan yang menurun kualitasnya. Oleh karena itu semakin lanjut usia seseorang seharusnya amal ibadah semakin ditambah dan mengurangi mengejar duniawi karena kehidupan manusia tidaklah abadi, yang akan selalu dikenang dan diingat adalah amal perbuatan baik dan amal lebih lanjutMateri tentang manfaat yang diperoleh dari ibadah tentang jelaskan hikmah dan manfaat beribadah dan bersyukur kepada Allah SWT tentang kapan harus bersyukur kepada Allah JawabanKelas SMPMapel Ujian NasionalBab -Kode -AyoBelajar SPJ2
Yangpertama puasanya lansia (lanjut usia) bagi para lansia yang ingin melaksanakan ibadah puasa, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh para lansia diantaranya : pastikan bahwa kondisi fisik masih kuat dan mampu untuk melaksanakan puasa, dalam hal ini bisa dipastikan dengan memeriksakan diri ke dokter, selain memeriksakan fisik, biasanya seorang dokter juga akan meminta dilakukan ๏ปฟUsia lanjut beresiko terinfeksi covid -19. Peningkatan usia dapat menyebabkan munculnya permasalahan fesehatan fisik, mental dan spiritual. Pandemic covid-19 berdampak pada aktivitas lansia baik aktivitas kegiatan posyandu lansia maupun aktivitas keagamaan. Posyandu lansia di Desa Bejiruyung masih belum maximal dalam penguatan spiritualitas pada lansia. Aktivitas keagamaan yang dilakukan penting untuk meningkatkan kondisi fisik dan psikologis lansia. Tujuan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk mengetahui tingkat spiritualitas serta penguatan pemahaman dan aktivitas keagamaan lansia. Diikuti oleh 68 orang lansia dengan metode ceramah yang dilakukan selama 3 kali pertemuan menggunakan media power point dan lembar balik. Kegiatan diawali dengan pengukuran spiritualitas lansia menggunakan instrument Spiritualitas Daily Spiritual Experience Scale DSES, dilanjutkan dengan pemberian topik pandangan islam terhadap lansia, menjaga kesehatan jasmani dan rohani selama masa lansia. Hasil menunjukkan bahwa tingkat spiritualitas pada lanjut usia pada posyandu Desa Bejiruyung, mayoritas lansia 51 orang dalam kategori spiritualitas baik. Lansia termotivasi kembali untuk melakukan aktivitas ibadah dan mengikuti kajian keagamaan di masyarakat. Solusi permasalahn mitra yaitu dengan melalukan penyuluhan tentang pandangan islam terhadap lansia, menjaga kesehatan jasmani dan rohani selama masa lansia, dengan melibatkan tokoh agama Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for free JURNAL EMPATI Edukasi Masyarakat, Pengabdian dan Bakti Vol. 3 Oktober 2022Hal 213-217 ISSN 2774-4442 print dan ISSN 2774-2296 online Jurnal EMPATI Edukasi Masyarakat, Pengabdian dan Bakti . 213 DOI Optimalisasi spiritualitas lansia dimasa covid-19 Spirituality optimization of the elderly during covid-19 Podo Yuwono*, Ernawati, Puji Handoko ,Diah Astutiningrum Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Gombong *Corresponding author Kata Kunci Covid-19; Lansia; Spiritualitas Usia lanjut beresiko terinfeksi covid -19. Peningkatan usia dapat menyebabkan munculnya permasalahan fesehatan fisik, mental dan spiritual. Pandemic covid-19 berdampak pada aktivitas lansia baik aktivitas kegiatan posyandu lansia maupun aktivitas keagamaan. Posyandu lansia di Desa Bejiruyung masih belum maximal dalam penguatan spiritualitas pada lansia. Aktivitas keagamaan yang dilakukan penting untuk meningkatkan kondisi fisik dan psikologis lansia. Tujuan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk mengetahui tingkat spiritualitas serta penguatan pemahaman dan aktivitas keagamaan lansia. Diikuti oleh 68 orang lansia dengan metode ceramah yang dilakukan selama 3 kali pertemuan menggunakan media power point dan lembar balik. Kegiatan diawali dengan pengukuran spiritualitas lansia menggunakan instrument Spiritualitas Daily Spiritual Experience Scale DSES, dilanjutkan dengan pemberian topik pandangan islam terhadap lansia, menjaga kesehatan jasmani dan rohani selama masa lansia. Hasil menunjukkan bahwa tingkat spiritualitas pada lanjut usia pada posyandu Desa Bejiruyung, mayoritas lansia 51 orang dalam kategori spiritualitas baik. Lansia termotivasi kembali untuk melakukan aktivitas ibadah dan mengikuti kajian keagamaan di masyarakat. Solusi permasalahn mitra yaitu dengan melalukan penyuluhan tentang pandangan islam terhadap lansia, menjaga kesehatan jasmani dan rohani selama masa lansia, dengan melibatkan tokoh agama. Kata Kunci Covid-19; Elderly; Spirituality The Posyandu for the elderly in Bejiruyung Village is still not maximal in strengthening spirituality in the elderly. Religious activities carried out are important to improve the physical and psychological condition of the elderly. The purpose of this community service is to determine the level of spirituality and strengthen the understanding and religious activities of the elderly. Followed by 68 elderly people with the lecture method which was carried out for 3 meetings using power point media and flipcharts. The activity begins with measuring the spirituality of the elderly using the Spirituality Daily Spiritual Experience Scale DSES instrument, followed by giving the topic of Islamic views on the elderly, maintaining physical and spiritual health during old age. The results show that the spirituality level of the elderly at the Posyandu in Bejiruyung Village, the majority of the elderly are 51 people in the good spirituality category. motivated again to carry out worship activities and participate in religious studies in the community. The solution to the partner's problems is to do counseling about Islamic views on the elderly, maintain physical and spiritual health during the elderly, by involving religious leaders Yuwono,P., dkk /EMPATI Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. Vol. 3, No3, Oktober 2022 Hal 213-217 214 PENDAHULUAN Pandemi Covid-19 menyebabkan peningkatan angka kematian di seluruh dunia. Data jumlah kematian akibat Covid-19 yaitu sebanyak orang. Jumlah populasi lansia di Indonesia 20,3 juta 10% dari total jumlah penduduk BPS 2020. Kelompok usia lanjut beresiko terinfeksi covid-19 dikarenakan proses degeneratif. Peningkatan jumlah penduduk lansia memberikan berbagai macam tantangan. Menurut WHO jumlah lansia pada tahun 2020 akan menyamai jumlah tahun 2050 yaitu mencapai angka 11,34% atau 28,8 juta Indonesia pada tahun 2019 diproyeksikan jumlah lansia mencapai 27,5 juta orang atau 10,3%, dan 57,0 juta orang atau 17,9% pada tahun 2045 BPS,Bappenas, UNFPA, 2018. Kabupaten Kebumen merupakan salah satu kabupaten di Jawa Tengah dengan jumlah lansia 60 tahun keatas sebanyak orang. Dampak dari peningkatan jumlah lansia, menyebabkan permasalahan khusus yang mencakup berlangsungnya proses menua seperti timbulnya masalah mental seperti stress, depresi, dan kecemasan. Pada masa covid, aktivitas lansia menjadi terbatas dengan adanya batasan dan pemahaman tentang kondisi aktivitas selama covid juga menjadikan lansia takut melalukan aktivitas, hal ini sesuai dengan Yuda, 2021 adanya peningkatan penderita penyakit kronis tentang pengetahuan, perilaku covid dan kualitas hidup. Serta munculnya kondisi kesehatan yang lain seperti hipertensi akibat kecemasan dengan dampak rendahnya kualitas tidur lansia sehingga mengakibatkan tekanan darah meningkat dan membatasi aktivitas lansia Kristinawati, B., Rahmawati, S., Fadhila, A. N., & Fadhila, R. A. N. 2021. Pendekatan spiritualitas menjadi penting untuk dilakukan intervensi. Masalah psikologi seperti merasa ketakutan, ansietas, kesedihan yang mendalam, isolasi sosial dan depresi yang diakibatkan oleh penyakit, baik penyakit akut maupun kronis, terjadi ketika lansia memandang sakit yang dialami adalah sebagai hukuman dan menyalahkan diri sendiri, membuat lansia kesulitan memandang masa depan yang mengakibatkan lansia menjadi terpuruk dan tidak berdaya, salah satu aspek yang penting untuk mengatasi masalah lansia dengan cara spiritualitas. Spiritualitas dapat diartikan sebagai sesuatu yang dapat mempengaruhi beberapa dimensi dalam kehidupan lansia. Spiritualitas pada lansia rentan mengalami perubahan dikarenakan penurunan fungsi tubuh dalam diri lansia. Hal tersebut mengakibatkan lansia mengalami perubahan perilaku spiritual yaitu menurunnya kesehatan lansia dan kurangnya dukungan pada lansia Kholifah, 2016. Berdasarkan hasil wawancara dengan Bidan desa dan 4 lansia di Posyandu lansia di Desa Bejiruyung, mengatakan bahwa kegiatan posyandu lansia masih sebatas pengeloaan kesehatan fisik seperti pengobatan dan seman lansia, pengelolaan kesehatan secara psikologis spiritual masih belum dilaksanakan. Dalam masa pandemi minimnya aktivitas lansia berdampak pada aktivitas lansia baik aktivitas kegiatan posyandu lansia maupun aktivitas keagamaan yang ada. Lansia jarang melakukan interaksi social disebebkan adanya social distancing dan ketakutan akan penularan. Lansia merasa perlu dalam penguatan spiritualitas melalui posyandu. Aktivitas keagamaan juga penting dilakukan untuk meningkatkan kondisi fisik dan psikologis lansia. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengetahui tingkat spiritualiyas lansia dan memberi manfaat dalam penguatan pemahaman dan aktivitas keagamaan lansia dimasa pandemic. METODE Metode pelaksanaan dalam pengabdian masyarakat ini dengan Yuwono,P., dkk /EMPATI Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. Vol. 3, No3, Oktober 2022 Hal 213-217 215 ceramah, diskusi. Populasi dalam kegiatan ini merupakan lansia di Posyandu Desa Bejiruyung, Kecamatan Sempor. Dilakukan selama 3 kali pertemuan dengan durasi 120 menit tiap pertemuannya. Tahap perencanaan diawali 1 penyusunan rencana pelasksanaan kegiatan, 2 melaksanakan koordinasi anggota pengandian, 3 Koordinasi dengan pihak Puskesmas Sempor 1 dan bidan pemegang wilayah, 4 Penentuan waktu kegiatan disepakati bersama kader dan bidan desa. Tahap persiapan meliputi 1 rapat persiapan koordinasi dengan pihak akademik dan Puskesmas, 2 Pengecekan sarana dan prasarana. Kegiatan diawali dengan pengukuran spiritualitas lansia, menggunakan instrument spiritualitas Daily Spiritual Experience Scale DSES. Hasil pengukuran tingkat spiritualitas dikategorikan dalam rentang baik dengan prosentase 76-100%, rentang cukup dengan prosentase 56-75 %, dan rentang kurang dengan prosentase รขโฐยค 56%. Media ceramah menggunakan power point dan lembar balik dengan topik pandang islam terhadap lansia, menjaga kesehatan jasmani dan rohani selama masa lansia. Jumlah lansia yang mengikuti pengabdian masyarakat ini sebanyak 68 lansia dari 2 posyandu lansia. HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan spiritualitas lansia di posyandu Desa Bejiruyung melalui kegiatan penyuluhan dan kajian keagamaan. Hasil pre test dan post test kegiatan ditabulasikan dalam tabel 1. Tabel. 1 Tingkat spiritualitas lansia di Posyandu Lansia Desa Bejiruyung Berdasarkan tabel 1 tingkat spiritualitas pada lanjut usia pada posyandu Desa Bejiruyung dengan jumlah responden 68 orang, menunjukkan bahwa mayoritas lansia 29 orang masuk dalam kategori tingkat spiritualitas yang cukup. Setelah dilakukan kegiatan penyuluhan dan kajian rohani, hasil penilaian tingkat spiritualitas lansia meningkat dengan kategori baik sejumlah 51 lansia, kategori cukup 13, kategori kurang 4. Spiritualitas adalah sikap yang dimiliki oleh seseorang untuk menghadapi dan memecahkan masalah dalam kehidupannya, sehingga mampu menunjukkan kehidupan yang lebih baik dan bermakna Nida, 2013. Spiritualitas yang dimiliki seseorang menunjukkan kualitas dasar yang dimiliki oleh lanjut usia. Dengan kualitas spiritualitas yang baik diharapkan mereka dapat mengatasi kehilangan yang terjadi dalam hidupnya dengan pengharapan yang lebih baik. Setiap orang pasti memiliki aspek spiritualitas yang berbeda- beda, sehingga masing-masing lansia mempunyai pengalaman yang berbeda dalam penilaian dan meyakininya Jalaluddin, 2015. Lansia yang memiliki pemahaman dan keyakinan spiritual akan merasakan hubungan yang baik dengan orang lain dan memiliki kualitas hidup yang baik Hidayati 2018. Beberapa faktor yang mempengaruhi spiritualitas pada lansia yaitu krisis dan perubahan saat pandemi covid-19, sehingga lansia harus Yuwono,P., dkk /EMPATI Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. Vol. 3, No3, Oktober 2022 Hal 213-217 216 beradaptasi dengan perubahan yang terjadi. Aktivitas lansia berubah dimasa pandemi, yaitu tidak dapat mengikuti kegiatan keagamaan dan ibadah jamaah, tidak dapat berkumpul dengan keluarga dan teman dekat. Keterbatasan aktivitas selama pandemi mengakibatkan kegiatan dimasyarakat dibatasi termasuk kegiatan-kegiatan keagamaan yang sifatnya menimbulkan kerumunan, seperti pengajian atau kajian-kajian keagamaan. Sehingga hal ini berakibat pada kurangnya dukungan pada lansia dalam menjalankan ibadah. Lanjut usia dengan tingkat spiritualitas yang tinggi pada lansia akan memiliki kemampuan dan bekal yang baik dalam menjalani kehidupan. Hal ini berdampak pada ketenangan hidup hingga kematian menjemput. Sebaliknya, dengan spiritualitas yang rendah maka dapat menyebabkan keputusasaan dan kesedihan dalam menjalani hidup. Spiritualitas yang tinggi menjadikan rasa tenang dalam menjalani kehidupan dan pikiran positif serta dapat meningkatkan status kesehatan lansia Naftali, Ranimpi, & Anwar, 2017. Tingkat spiritualitas yang baik didasarkan pada umur lansia, diharapkan dengan bertambahnya usia terjadi perubahan dalam cara pandang hidup seperti sadar akan kematian, merasa kesepian, terjadi perubahan ekonomi, mengalami penyakit kronis, kekuatan fisk, semakin lemah, terjadi perubahan mental, ketrampilan, psikomotor berkurang, terjadi perubahan psikososial pensiun, kehilangan sumber pendapatan, kehilangan pekerjaan dan tidak mampu melakukan aktivitas secara mandiri, ditinggal pasangan dan teman. Dengan kondisi tersebut lansia akan meningkatkan spiritualitas untuk mentaati ajaran agamanya dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas hidup seperti melakukan hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan yang rendah lemak dan garam, olahraga ringan, menjaga kebersihan rumah dan lingkungan serta menjaga hubungan yang harmonis dalam 1. Kegiatan Kajian Keagamaan di Posyandu Lansia SIMPULAN Kesimpulan dalam kegiatan ini adalah tingkat spiritualitas lansia Sebagian besar dalam kategori cukup. Lansia bersemangat dan termotivasi kembali untuk melakukan aktivitas ibadah dan mengikuti kajian keagamaan di masyarakat. Lansia antusias dalam Yuwono,P., dkk /EMPATI Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. Vol. 3, No3, Oktober 2022 Hal 213-217 217 mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat. Rencana tindak lanjut perlu adanya keberlanjutan program penguatan kondisi spiritualitas disetiap kegiatan posyandu. Diharapkan adanya peningkatan kondisi spiritualitas lansia sehingga kualitas hidup lansia menjadi lebih baik. DAFTAR PUSTAKA Badan Pusat Statistik BPS. 2020. Statistik Penduduk Lanjut Usia. Badan Pusat Statistik. Bappenas, BPS, UNFPA. 2018. Proyeksi Penduduk Indonesia 2005-2025. Jakarta Badan Pusat Statistik Saputri, D. A. E., & Yuda, H. T. 2019. Penerapan Terapi Murotal terhadap Penurunan Intensitas Nyeri pada Pasien Hipertensi. Proceeding of The URECOL, 122-126. Hidayati, N. 2018. Kesejahteraan Spiritual Pada Lansia Persatuan Wredhatama Republik Indonesia. E-Journal UMS. Prodi Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Retrieved from le/amr/1/5/1_010501/_article/- char/ja/%0A ir/ Yuda, H. T., & Yuwono, P. 2021. Pengetahuan, Perilaku Tentang Covid 19 Dan Kualitas Hidup Penderita Dm Pada Masa Pandemi Di Wilayah Puskesmas Gombong. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan, 173, 269-276. Jalaluddin. 2015. Tingkat Usia dan Perkembangan Spiritualitas serta Faktor yang Melatarbelakanginya di Majelis Tamasya Rohani Riyadhul Jannah Palembang. Intizar, 212,165รขโฌโ183. Kristinawati, B., Rahmawati, S., Fadhila, A. N., & Fadhila, R. A. N. 2021. Pelatihan Spiritual Emotional Freedom Technique SEFT untuk meningkatkan Kualitas Tidur dan Stabilitas Tekanan darah pasien Hipertensi Jurnal EMPATI Edukasi Masyarakat, Pengabdian dan Bakti, 22, 134-143. Naftali, A. R., Ranimpi, Y. Y., & Anwar, M. A. 2017. Kesehatan Spiritual dan Kesiapan Lansia dalam Menghadapi Kematian. Buletin Psikologi, 252, 124รขโฌโ 135. Kholifah, S. N. 2016. Modul Bahan Ajar Cetak Keperawatan Keperawatan Gerontik. A. Sosiawan, Ed., Pusdik SDM Kesehatan Pertama, Vol. 53. Jakarta Selatan Pusdik SDM Kesehatan. Retrieved from 1016/ .1 Underwood LG. The daily spiritual experience scale overview and results, Religions. 2011; ISSN 2077-1444 ResearchGate has not been able to resolve any citations for this has not been able to resolve any references for this publication.
Padabulan ini umat Islam harus benar-benar berinteraksi dengan Al-Qur'an untuk meraih keberkahan hidup dan meniti jenjang menuju umat yang terbaik dengan petunjuk Al-Qur'an. Berinteraksi dalam arti hidup dalam naungan Al-Qur'an baik secara tilawah (membaca), tadabbur (memahami), hifzh (menghafalkan), tanfiidzh (mengamalkan), ta'liim
Jakarta - Ketika menginjak usia lanjut, produktivitas seseorang dalam melalukan sesuatu mulai menurun. Oleh karena itu, penting bagi muslim untuk mengetahui amalan ibadah pada usia lanjut yang bisa membantu untuk dapat membantu kita memasuki surga Allah dari M. Quraish Shihab dalam buku Berbisnis dengan Allah, dalam istilah bisnis maka usia lanjut diumpamakan seperti investor yang sudah senior. Saat berusia muda, kita dapat melaksanakan beragam aktivitas dengan penuh waktu meskipun berat demi menghadapi masa memasuki usia lanjut, kata Quraish Shihab, hanya diperlukan kegiatan yang tidak berat namun teratur. Namun, hal itu bukan berarti ibadah ketika usia lanjut ini hanya ringan dan terkesan remeh saja di hadapan Allah SWT. Ada keistimewaan ketika orang usia lanjut melaksanakan amalan ibadah kepada-Nya. Berikut ini adalah amalan ibadah pada usia lanjut seperti yang dikutip melalui tulisan dalam laman Universitas Muhammadiyah ibadah pada usia lanjut dapat lebih mengutamakan dan memerhatikan amalan-amalan wajib. Sebab, ibadah-ibadab yang bersifat wajib fardhu merupakan kewajiban yang bersifat individual dan harus ditegakkan sendiri-sendiri oleh setiap muslim hingga akhir itu, amalan-amalan wajib adalah merupakan amalan yang paling dicintai oleh Allah SWT. Berikut amalan ibadah bagi usia lanjut Ibadah yang hukumnya fardhu bila mampu2. Menghindari hal-hal yang diharamkan oleh Memperbanyak amalan-amalan Banyak bertahmid, membaca istighfar, dan Memperbanyak amal-amal ringan, tapi berpahala besar, seperti berdzikir dan membaca Rajin dan konsisten membaca zikir pagi dan Tetap aktif dalam thalabul ilmi menghadiri majelis ilmu. Hal ini bisa dilakukan dengan mendatangi pengajian ataupun majelis serupa. Nabi Muhammad SAW bersabda,ุฃูุนูุฐูุฑู ุงูููู ุฅูููู ุงู ูุฑูุฆู ุฃูุฎููุฑู ุฃูุฌููููู ุญูุชููู ุจูููุบู ุณูุชูููููู ุณูููุฉูArtinya "Allah tidak akan menerima argumen kepada seseorang yang Allah tunda ajalnya hingga mencapai 60 tahun." HR Bukhari8. Rutin dan terus berproses dalam mempelajari Al-Qur'an beserta dengan tafsirnya. Artinya menambah tidak hanya kuantitas namun juga Berpesan kepada anak-anak dan keturunan agar menjadi saleh dan salehah, gemar mendoakan orang tua baik saat masih hidup atau setelah meninggal, dan membantu mendoakan orang tua ketika akan meninggal. Simak Video "Momen Dramatis Penyelamatan Kakek Terperosok di Gorong-gorong di Depok" [GambasVideo 20detik] rah/rahTapi ternyata lansia tidak boleh mandi terlalu sering. Mengapa demikian? Dikutip dari ANTARA, Rabu, (13/4/2022), Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin dr. Ika Anggraini, Sp.DV., mengatakan bahwa jika mandi terlalu sering bisa bikin kulit semakin kering. "Mandi yang terlalu sering saat usia produktif JAKARTA, โ Menteri Agama Menag Yaqut Cholil Qoumas menerbitkan panduan penyelenggaraan ibadah peringatan Kenaikan Isa Almasih yang jatuh Kamis 13/5/2021. Menag Yaqut menyarankan lansia dan orang yang rentan sakit agar mengikuti ibadah secara virtual dari rumah masing-masing. "Bagi jemaat lanjut usia yang sakit dan rentan tertular penyakit serta berisiko tinggi terhadap Covid-19, mengikuti ibadah secara virtual di rumah dan bentuk pelayanan lainnya," tulis Menag Yaqut dalam keterangan tertulis, Jumat 7/4/2021.Baca juga Menag Ingatkan Lagi Masyarakat agar Disiplin Patuhi Panduan Ibadah Ramadhan di Tengah Pandemi Menag Yaqut mengimbau hanya semua jemaat harus selalu menggunakan masker dan sering mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer selama berada di tempat ibadah. Politikus PKB itu melarang para jemaat untuk berkumpul serta melakukan kontak fisik, seperti bersalaman atau berpelukan. Ia menekankan semua orang untuk menjaga jarak."Menghindari berdiam lama di tempat ibadah gereja atau berkumpul di area tempat ibadah gereja, selain untuk kepentingan ibadah," kata dia. Adapun, aturan ini tertuang dalam Surat Edaran SE Menteri Agama Nomor 08 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Ibadah Peringatan Kenaikan Isa Almasih yang ditandatangani Menag pada Kamis 6/5/2021. Baca juga Soal Shalat Id di Zona Hijau dan Kuning, Menag Wajib Koordinasi Pemda hingga Satgas Covid-19 Menag Yaqut meminta seluruh jajaran Kemenag untuk melakukan sosialisasi terhadap edaran terebut secara masif, khususnya kepada Pengurus atau Pengelola Tempat lbadah Gereja, serta umat Kristen dan Katolik. Ia menegaskan adanya SE tersebut merupakan upaya dalam memberikan rasa aman terhadap umat Nasrani dalam beribadah di masa pandemi Covid-19. "Edaran ini diterbitkan dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19, sekaligus memberikan rasa aman kepada umat Kristen dan Katolik dalam menjalankan ibadah peringatan Kenaikan lsa Almasih," kata dia. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Dalamartian bahasa , Gereja didalam bahasa inggris disebut "Church" (Kirche - Bahasa Jerman ) berasal dari bahasa Yunani - Kuriakos yang berarti "milik Tuhan ". Istilah ini dipakai oleh orang-orang Yunani untuk menunjukkan pada tempat ibadah, secara hurufiah istilah gereja berarti "tempat ibadah' atau "rumah Tuhan".Bagilansia puasa justru memberi banyak manfaat seperti menurunkan kolesterol jahat kolesterol total trigliserida dan asam urat - Kesehatan - Okezone Lifestyle
bagaimananasib seorang pns masa dinasnya telah mencapai 32 tahun,padahal berkala dan naik pangkat tidak bisa lagi umurnya sekarang 50 tahun BUP 58 tahun, sedangkan tabel gaji masa kerja 32 tahun. sebenarnya sih berilah kesempatan kepada generasi muda ngapain ditambah 2 tahun lagi masa kerja padahal di usia lansia sudah mulai pikun.saya sih tidak setuju.
Memperbanyakibadah seperti berdoa, membaca Al Qur-an, dzikir dan lainnya Mencari kerikil setelah lewat tengah malam untuk persiapan melempar Jumrah Aqabah dan di hari tasyrรฎq..Salat subuh di awal waktu dan bertakbir dengan suara keras melebihi bertakbir pada hari-hari lain karena mengikuti amalan Nabi Saw.
2 Untuk mengetahui pengaruh senam lansia terhadap peningkatan kecepatan jalan lansia. 3) Untuk mengetahui VO 2 maximal lansia. 4) Untuk mengetahui pengaruh senam lansia terhadap peningkatan VO 2 maximal lansia. D. MANFAAT PENELITIAN 1. Secara Teoritis a. Untuk menambah ilmu pengetahuan dan akademik khususnya dalam