Isa Al-Masih adalah Kalimatullah yang menjelma menjadi manusia. Ia tetap dalam hakekatnya sebagai Allah. Namun dalam rupa manusia. "Karena di dalam Kristus [Isa Al-Masih] terdapat segala kesempurnaan Allah di dalam tubuh manusia" (Injil, Surat Kolose 2:9, FAYH). Demikianlah umat Nasrani percaya mengenai Isa.Ia menjadi seperti manusia, dan nampak hidup seperti manusia." Kolose 2:9 berkata, "Sebab seluruh kepribadian Allah berdiam pada Kristus, yaitu pada kemanusiaan-Nya." Yesus seutuhnya Allah dan seutuhnya manusia, dan kebenaran mengenai penjelmaanNya sangatlah penting.
5220 Natal berasal dari bahasa Portugis yang berarti kelahiran. Karena itu, Natal untuk memperingati hari kelahiran Yesus Kristus. Allah Menjelma menjadi Manusia karena Ia Mengasihi Kita: Renungan Masa Natal, Jumat 3 Januari 2020 — JalaPress.com; Bacaan I: 1 Yoh. 2:29 - 3:6; Injil: Yoh. 1:29-34 Baca Juga:
Kemenjadian Allah menjadi manusia adalah tindakan resposisi diri Allah untuk berkomunikasi dengan manusia berdosa dan bersifat final, setelah berulang kali Dia berfirman kepada manusiaAllah dibawa sampai kepada manusia. Kristus menjelma menjadi manusia adalah untuk keselamatan manusia. Selanjutnya hal itu merupakan penyataan Allah kepada manusia, dan menyatakan Allah di dalam manusia, Matius 1:23; Kolose 1:27. Penyataan Allah di dalam alam semesta ini dan dalam hal pemeliharaan-Nya masih kurang jelas, tetapi dalam Yesus Sungguh besar rahmat Allah bagi manusia, karena Allah berkanan menjadi manusia Isa Al-Masih yang adalah Klaimatullah/Firman Allah. Tujuannya ialah untuk memberikan keselamatan bagi umat manusia yang dikasihi-Nya. Dia bisa menjelma menjadi manusia, menjadi alat pembenaran iman, menjadikan iman mereka yang buta tanpa akal. Akal mengatakan Pada suatu ketika saat pulang dari pantai untuk menenangkan pikiran nya, Do Do Hee menyewa seorang supir untuk mengantarnya pulang karena saat itu dia dalam keadaan setengah mabuk. Namun siapa sangka sopir yang di sewa Do Do Hee adalah seorang penjahat yang mencoba untuk melakukan suatu tindak kejahatan kepadanya.
Isa Al-Masih disebut Anak Allah karena Dia adalah Firman Allah yang menjadi manusia, yang melakukan karya penebusan, penyelamatan manusia dan menghapus dosa dunia (ayat 29). Dengan demikian setiap orang yang percaya kepada Isa Al-Masih adalah Tuhan dan Juruselamatnya, sudah bebas dari ancaman hukuman api neraka jahanam.
.